Jumat 02 April 2021, 16:58 WIB

Terlalu Dini Sebut Tak Ada Petir Saat Kebakaran Tangki Balongan

mediaindonesia.com | Teknologi
Terlalu Dini Sebut Tak Ada Petir Saat Kebakaran Tangki Balongan

Agus Sipur / AFP
Foto dari udara kebakaran kilang minyak milik Pertamina di Balongan, Indramayu, Jawa Barat.

LIGHTING detector milik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dinilai kurang akurat untuk melakukan evaluasi detail.

Demikian disampaikan Kepala Pusat Penelitian Petir, Lightning Research Center (LRC), Sekolah Teknik Elektro & Informatika (STEI)- Institut Teknologi Bandung (ITB) Profesor Reynaldo Zoro. 

“Peralatan yang dipakai BMKG bukan untuk evaluasi detail. Lebih banyak ke arah cuaca. Jadi masih terlalu pagi kalau BMKG mengatakan petir tidak terjadi di daerah sekitar Balongan pada saat kebakaran tangki Pertamina,” kata Zoro, dalam pernyataannya kepada media, Jumat (2/4).  

Menurut Zoro, terdapat dua hal penting untuk melakukan evaluasi mengenai lightning detection system. Pertama adalah local accuration. Kedua adalah detection efficiency.

Zoro menilai, bahwa peralatan BMKG tidak bisa untuk kedua hal tersebut. “Makanya kalau mau evaluasi, kita harus menggunakan data yang baik dan alat yang canggih. Kalau peralatan  BMKG itu agak berbeda,” lanjut Zoro. 

Zoro kemudian membandingkan data-data lain yang justru berbeda dibandingkan data BMKG. Termasuk data satelit Himawari yang dikenal sangat akurat. Berbagai data menyebut, bahwa di sekitar Balongan sekitar pukul 00.00-03.00 WIB, terjadi pergerakan badai petir.

“Bahkan menurut pengamatan Himawari, dari sore sampai pukul 05.00 pagi. Dan konsentrasi petir tertinggi justru berada pada waktu yang diklaim BMKG,” lanjutnya.  
 
Sedangkan hasil monitoring lighting detector BMKG, kerapatan petir sekitar pukul 00.00- 02.00 WIB, justru berkumpul pada bagian barat kilang minyak Balongan atau sejauh kurang lebih 77 kilometer.

“Makanya tanya masyarakat lokal, apakah pada saat kebakaran mereka mendengar petir atau tidak? Jika berjarak 77 kilometer tentu tidak terdengar,” kata Zoro. 

Ihwal kurangnya akurasi lightning detector milik BMKG, juga pernah terjadi beberapa kali. Pada 21 Juli 2020, misalnya, ketika terjadi sambaran petir di Tower 18 PT Inalum, dekat Danau Toba.

“Ketika kami minta data petir ke BMKG, ternyata data mereka menyebut bahwa cluster petir berjarak 80 kilometer dari Tower 18 PT Inalum. Melencengnya jauh banget,” tegasnya. 

Di sisi lain Zoro menyebut, bahwa petir memungkinkan menjadi penyebab terbakarnya tangki kilang. Terlebih, petir tropis yang memang memiliki kekuatan lebih besar dibandingkan petir sub tropis. Petir tropis memiliki sambaran tinggi, amplitudo besar, gelombang sangat curam, impulse force-nya bisa mengancurkan, dan muatan arus petir jauh lebih besar. 

“Sebenarnya tanki-tanki Pertamina memenuhi standar pengamanan. Hanya saja, karena petir tropis memang sangat kuat, bisa membuat tangki berlubang,” lanjutnya.  

Dan ketika tangki berlubang, lanjut Zoro, memungkinkan terbakar. Karena tiga komponenan penyebab kebakaran adalah spark yang berasal dari petir, bahan bakar, dan oksigen. Tadinya oksigen tidak ada. Tetapi ketika tangki bolong, jelasnya, maka ada ruang untuk oksigen. 

Zoro juga menyebut, secara historis banyak kebakaran tanki kilang yang disebabkan sambaran petir.

“Saking banyaknya, sampai pernah dibukukan. Dalam buku tersebut dijelaskan mengenai tanki kilang yang pernah terbakar akibat petir. Termasuk di kilang Malaysia,” tutupnya. (RO/OL-09)

Baca Juga

Ilustrasi/Ist

Startup Transporta Tawarkan Sistem Manajemen Gratis untuk Pengusaha UKM

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 Juli 2021, 11:19 WIB
Transporta menghadirkan platform cloud yang terpusat sebagai solusi yang menyeluruh bagi para pengusaha truk dan sektor...
Dok.Qontac

Solusi Penjualan dan Bisnis Tetap Optimal saat WFH

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 Juli 2021, 10:35 WIB
Berdasarkan survei Mandiri Institute (2021) sebagian besar UMKM di Indonesia telah berpindah ke platform digital untuk memasarkan...
dok.pribadi

Kini mySPIL Points bisa dicairkan menjadi Dana

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 Juli 2021, 06:40 WIB
PENUKARAN mySPIL points ke saldo Dana sudah bisa dilakukan terhitung mulai 28 Juli...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Atletik Jadi Lumbung Medali

SALAH satu cabang olahraga yang akan sangat menarik untuk disaksikan di Olimpiade 2020 ialah atletik.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya