Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Nazaruddin meminta agar umat Muslim tidak menilai bahwa penyebaran COVID-19 sebagai suatu azab.
Hal ini menyusul penetapan dari organisasi kesehatan dunia (World Health Organization/WHO) terkait status Covid-19 sebagai pandemi global.
Melihat pertumbuhan harian yang cukup tinggi, ia mengatakan, mulai pekan depan, pengecekan spesimen tidak hanya akan bisa dilakukan oleh pemerintah pusat.
Diduga pasien tersebut kabur karena takut tertular dengan pasien positif Covid-19 lainnya.
Rail Link atau kereta bandara malah sama sekali tidak memperlihatkan kesiapsiagan penanganan Covid 19.
UEFA sudah mengundang perwakilan dari 55 anggota asosiasi termasuk para anggota dewan klub Eropa, Liga Europa serta perwakilan FIFPro.
"Sudah saya perintahkan kepada Menteri Kesehatan agar laboratorium di luar Balitbangkes bisa juga melakukan (tes virus korona)," kata Jokowi.
Sebagaimana diketahui di beberapa negara yang terdampak Covid-19 telah menerapkan protokol Lockdown untuk mencegah penyebaran lebih parah.
"Saya berikan contoh, waktu evakuasi di Wuhan, hanya dalam dua hari kita putuskan kemudian kita siapkan tempat-tempatnya. Oleh TNI di Natuna disiapkan.
Presiden Joko Widodo mengungkapkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, kementerian/lembaga terkait masih mampu mengendalikan penyebaran virus tersebut di Tanah Air.
Mengingat penyebaran virus korona (COVID-19) semakin meluas, pemerintah siap menggelontorkan anggaran kesehatan sebesar Rp 1 triliun.
Semua aspek telah terganggu akibat Covid-19 termasuk dunia parisiwata di Bali yang terkenal dengan julukan Pulau Dewata.
Presiden Joko Widodo mengatakan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo
Langkah tersebut diambil untuk mengurangi keresahan dan kepanikan di tengah masyarakat.
Meski WHO telah menetapkan virus korona sebagai pandemi global, pemerintah Indonesia belum berencana membatasi kegiatan ibadah selama Ramadan.
PEMERINTAH resmi umumkan paket kebijakan stimulus ke-2 untuk mendorong perekonomian nasional dalam menghadapi dampak pandemik Covid-19 (virus korona).
"Tadi sudah saya sampaikan bahwa tim reaksi cepat juga sudah dibentuk, dipimpin oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo," kata Jokowi.
"Saya ceroboh. Saya berharap kejadian itu menjadi peringatan bagi yang lain agar menganggap serius wabah korona," tandasnya.
"Pasien 01 dan 03 juga negatif. Sudah dua kali uji laboratorium, Insya Allah sore ini kita pulangkan," ujar Direktur Utama (Dirut) RSPI Sulianti Saroso.
Untuk sementara waktu, hindari jabat tangan, hindari cium pipi. Gunakan metode lain untuk saling bersapa tanpa harus bersentuhan.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved