Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
FEDERASI Sepak Bola Eropa (UEFA) mempertimbangkan kemungkinan untuk menunda Piala Eropa (EURO) 2020. Hal ini dilakukan setelah wabah virus corona (Covid-19) menyebar di hampir seluruh penjuru Eropa.
UEFA sudah mengundang perwakilan dari 55 anggota asosiasi termasuk para anggota dewan klub Eropa, Liga Europa serta perwakilan FIFPro. Mereka diminta mengikuti videoconference pada Selasa (17/3) untuk membahas agenda UEFA yang banyak terganggu Covid-19 serta kemungkinan ditundanya EURO hingga satu tahun.
“Diskusi akan mencakup semua kompetisi domestik dan Eropa termasuk EURO 2020. Komunikasi lebih lanjut akan dilakukan setelah pertemuan-pertemuan tersebut,” denukian pernyataan UEFA, Jum’at (13/3).
Euro 2020 sedikit berbeda dengan yang sebelumnya. Jika tuan rumah dipilih satu atau dua negara, kali ini kejuaraan yang digelar pada 12 Juni sampai dengan 12 Juli 2020 itu ada 12 kota di Eropa yang menjadi penyelenggara untuk fase grup.
Persoalannya, sejumlah negara yang ditunjuk sebagai tuan rumah seperti Italia dan Spanyol saat ini telah melakukan isolasi di sejumlah kota, sehingga kemungkinan besar tak bisa menggelar pertandingan yang dihadiri banyak penonton.
Saat ini 20 negara sudah dipastikan lolos ke putaran final EURO 2020, sementara empat slot lainnya bakal diperebutkan oleh sepuluh tim yang masuk babak play-off. Hal itu pun membuat EURO 2020 terancam tak bisa mendapat kuota 24 tim peserta. (Theguardian/OL-4)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved