Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
“Rusia dan ekonomi Rusia memiliki kapasitas yang diperlukan untuk memenuhi sepenuhnya kebutuhan dan persyaratan operasi militer khusus.”
Ukraina menuduh Rusia menghancurkan rumah-rumah di tenggara dan memadamkan listrik di banyak daerah dengan tembakan rudal baru pada Senin (5/12).
Pada akhirnya dapat ditarik kesimpulan atas pertanyaan di awal, bahwa tidak ada cara yang realistis yang dapat dilakukan untuk segera mengakhiri konflik.
Selain masih harus membendung serangan militer Rusia di sejumlah wilayah, tentara Ukraina juga berjuang di tengah cuaca yang semakin dingin.
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengaku bersedia berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mengakhiri perang di Ukraina.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov memastikan akan terus menyerang infrastruktur energi Ukraina
Ledakan bom hanya melukai petugas keamanan Kedutaan Ukraina di Mandrid, Spanyol. Petugas korban ledakan telah kembali bekerja.
Staf Umum Ukraina mengatakan pada pasukannya telah memukul mundur enam serangan Rusia dalam 24 jam terakhir di wilayah Donbas timur.
Bantuan lain berupa peralatan untuk membantu pemulihan listrik Ukraina yang hancur oleh serangan rudal dan pesawat tak berawak Rusia.
Michel, presiden Dewan Eropa yang mewakili 27 pemerintah negara anggota Uni Eropa, juga akan meminta Xi membujuk Rusia menyudahi perang di Ukraina.
Washington disebut makin membuat kondisi bisnis di dalam negeri menarik bagi perusahaan UE dan mendorong negara lain untuk membeli produknya.
Otoritas Kyiv telah mempersiapkan evakuasi untuk menghindari korban jiwa.
Volodymyr Zelensky memperkirakan serangan baru minggu ini bisa sama buruknya dengan minggu lalu yang menghancurkan insfrastruktur listrik dan air.
Negara yang pada 2018 menjadi tuan rumah Piala Dunia tahun ini dilarang oleh FIFA untuk kompetisi sepak bola internasional sebagai respons atas pengiriman tentara Rusia ke Ukraina.
"Sampai malam ini, pemadaman listrik berlanjut di sebagian besar wilayah (Ukraina) dan di Kyiv. Secara total, lebih dari enam juta pelanggan,"
Ukraina untuk sementara mengabaikan serangan Rusia dan fokus mengerahkan seluruh sumber daya memulihkan pasokan energi khususnya listrik
"Ketika kita memiliki suhu di bawah nol dan puluhan juta orang tanpa pasokan energi, tanpa pemanas, tanpa air, ini jelas merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan."
Tercatat sukarelawan Rumania membantu pemerintah Moldova, sementara sukarelawan Rusia membantu kelompok Cossack.
Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) PBB mengecam serangan di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia yang dikendalikan Rusia.
Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak bersumpah akan berdiri bersama Kyiv sampai Ukraina menang. Sementara ini Inggris memberikan bantuan persenjataan kepada Ukraina.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved