Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pasar mengalami pertumbuhan pesat sepanjang tahun ini. Pada 24 Oktober 2025, indeks harga saham gabungan (IHSG) mencapai level 8.271,722, naik 16,83%
INDEKS harga saham gabungan (IHSG) mencatat sejarah dengan menembus level tertinggi sepanjang masa. IHSG menguat 1,72% ke level 8.257,859 pada penutupan perdagangan pekan ini, Jumat (10/10).
IHSG melanjutkan penguatan dan ditutup naik 80,8 poin atau 1,06% ke level 7.709,41.
Saham BBRI dibuka di Rp3.840 dan menguat ke Rp3.990 hingga pukul 10.00 WIB, didorong sentimen global positif dan fundamental yang tetap solid
Aksi buyback saham oleh perusahaan dapat menahan kejatuhan Indeks Harga Saham Gabungan (lHSG), namun masih sulit untuk mendongkrak IHSG ke posisi seperti pada awal tahun 2025.
ANALIS Bank of New York (BNY) mengungkap bahwa melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat terjadi pada Selasa (18/3) tidak akan merembet jauh ke pasar valuta asing serta obligasi
pelaku pasar tidak memiliki ekspektasi positif terhadap pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) sepanjang Maret 2025. Itu didasarkan pada laporan Indeks Analisis Sensitivitas Modal
(Menko)Perekonomian Airlangga Hartarto melaporkan mengenai anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Selasa (18/3).
PRESIDEN Prabowo Subianto mengaku sempat mendapatkan ancaman terkait program makan bergizi gratis yang akan menurunkan indeks saham.
IHSG dibuka menguat 9,40 poin atau 0,12% ke posisi 7.725,95. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 0,98 poin atau 0,10% ke posisi 948,15.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved