Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah berlangsung di kawasan pegunungan, dataran tinggi, sebagian Solo Raya, Jawa Tengah bagian selatan dan Pantura.
BMKG menginformasikan potensi cuaca ekstrem yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia, termasuk berawan tebal, hujan ringan, hujan sedang, serta hujan disertai petir.
Sembilan daerah di Jawa Tengah masih berpotensi hujan sedang-lebat, bahkan dapat meningkat menjadi ekstrem sehingga diminta warga tetap waspada.
Menjelang Hari Raya Idul Adha pada Jumat, 6 Juni 2025, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem.
Sirkulasi siklonik juga terpantau di Samudra Hindia Barat Daya Bengkulu, dan Samudra Pasifik Timur Filipina, yang membentuk daerah konfluensi memanjang dari Pesisir Barat Sumatera Barat
"Kami mengamati banyak jemaah, terutama yang lansia atau memiliki riwayat penyakit, cenderung memaksakan diri dalam berbagai aktivitas di luar ibadah utama."
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis update prakiraan cuaca untuk Selasa, 3 Juni 2025.
Untuk mendapatkan informasi yang lebih spesifik dan terkini setiap 3 jam, masyarakat dapat memantau melalui aplikasi info BMKG yang tersedia di Play Store dan App Store.
Kondisi ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang meliputi sirkulasi siklonik dan daerah konvergensi di beberapa wilayah perairan.
Jemaah bisa tetap sehat dan khusyuk beribadah asalkan menerapkan pola hidup yang tepat dan waspada terhadap kondisi tubuh masing-masing.
BMKG: sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah seperti Demak, Semarang, Kendal, Pekalongan dan Pemalang kembali berpotensi dijanda banjir rob.
BMKG mengimbau agar nelayan dan kapal yang berlayar di sekitar perairan Kepri untuk selalu waspada terhadap cuaca buruk.
Untuk 38 kota besar di Indonesia akan mengalami potensi cuaca cerah berawan, berawan, berawan tebal, hujan ringan, hujan sedang, dan hujan disertai petir
Hujan yang masih terjadi pada Mei 2025 disebabkan oleh dinamika atmosfer yang belum stabil dan sehingga mengakibatkan fenomena kemarau basah.
BMKG merilis prakiraan cuaca nasional untuk Selasa, 27 Mei 2025. Warga di berbagai wilayah Indonesia diimbau untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem
BMKG merilis peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang akan melanda sejumlah wilayah di Indonesia pada Minggu (25 Mei) dan Senin (26 Mei) 2025
Sementara itu gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Tengah yang sebelumnya mencapai ketinggian 4 meter, pada Minggu mulai menunjukkan penurunan.
Cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi di 27 daerah terutama kawasan pegunungan, dataran tinggi, Solo Raya dan Jawa Tengah bagian selatan.
KEPALA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menjelaskan soal hujan yang masih banyak terjadi di Indonesia meski sudah musim kemarau.
BMKG: gelombang tinggi hingga mencapai 2,5-4 meter berpotensi di perairan selatan.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved