Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
Liem menyebut bisa menghabiskan waktu tujuh jam dalam sehari dengan dua jam latihan sesi pagi, dua jam latihan sesi siang, dan tiga jam latihan sore.
Di babak babak semifinal, Jumat (21/10), Indonesia akan ditantang tim Taiwan, yang sebelumnya menaklukkan Inggris 3-0 di babak perempat final.
Meski secara peringkat BWF lebih rendah, Apri/Fadia memegang kemenangan dalam perjumpaan perdana kontra Nami/Chiharu di babak kedua Malaysia Terbuka 2022, Juni lalu.
Unggulan kedelapan itu sempat tertinggal di gim pertama dan mengalami tekanan pada interval akhir gim ketiga dalam laga melawan Lee Cheuk Yiu.
Pasangan berjuluk Minions itu hanya menghabiskan 29 menit untuk menang dua gim langsung 21-14, 21-9 pada pertemuan perdana kontra ganda putra asal Skotlandia tersebut.
Fajar/Rian sukses melewati hadangan pasangan Korea Selatan Choi Sol-gyu/Kim Won-ho di babak 16 besar setelah menang dua gim langsung 21-17 dan 21-17.
Tiket perempat final diperoleh unggulan kelima dunia tersebut setelah berhasil mengalahkan pasangan Korea Selatan, Choi Sol Gyu/Kim Won Ho, dengan skor 21-17 dan 21-17.
Dengan kekalahan ini, The Daddies gagal mewujudkan laga sesama pemain Indonesia menghadapi unggulan kelima Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.
Apri/Fadia saat itu tengah unggul 21-13, 6-1 setelah sukses meladeni permainan agresif yang ditampilkan Du/Li sejak gim pertama.
Ketujuh wakil tersebut didominasi nomor ganda putra dengan lima pasangan. Dua nomor lagi adalah tunggal putra dan ganda putri dengan masing-masing satu wakil.
Pasangan ganda putri Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari menjadi penentu kemenangan tim Indonesia atas Malaysia di ajang Piala Suhandinata.
Dalam laga yang berlangsung di Jyske Bank Arena, Apriyani/Fadia memetik kemenangan atas pasangan Estonia, yakni Kati-Kreet Marran/Helina Ruutel.
Ginting sebenarnya sudah berusaha maksimal dengan beberapa kali mengganti pola permainan, mulai dari bertahan, ofensif, hingga bermain reli.
Setelah sukses mematahkan usaha agresif ganda putra Jepang, Kevin/Marcus menutup gim pertama dengan 21-17 dalam waktu 15 menit.
Jonatan lolos setelah mengatasi wakil tuan rumah Hans-Kristian Solberg Vittinghus. Sedangkan Chico terhenti setelah dikalahkan pebulu tangkis Jepang Kanta Tsuneyama.
Meski menurunkan komposisi berbeda, Indonesia tidak menemukan hambatan berarti. Semua wakil menang dalam dua gim langsung dengan durasi rata-rata 25 menit.
Keberhasilan itu dipastikan The Daddies -julukan Ahsan/Hendra- setelah menang atas pasangan Taiwan Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan, Selasa (18/10).
Para legenda ini memang diminta PB Djarum untuk ikut mengawal seleksi yang diikuti lebih dari 2.000 pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia.
Setiap pemain yang tampil sukses menyumbang poin, sehingga Indonesia meraih kemenangan 5-0.
Pada partai final menghadapi pasangan Jepang Hiroki Okamura/Masayuki Onodera, Rahmat dan Pramudya akan bermain lepas tanpa beban.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved