Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
Kemenangan terbaru membuat Jafar/Felisha memastikan tiket BWF World Tour Finals 2025 yang berlangsung di Hangzhou, Tiongkok, Desember mendatang.
Putri KW mengakui kekuatan dan karakter pukulan Michelle Li, yang menurutnya mirip dengan Gregoria Mariska Tunjung, dan cukup menyulitkannya di semifinal Australia Terbuka.
Alwi Farhan kalah 21-13, 21-23, dan 16-21 di perempat final Australia Terbuka dari pemain berpengalaman asal Taiwan, Chou Tien Chen.
Ana/Trias menang meyakinkan 21-11 dan 21-16 atas pasangan Jepang Rui Hirokami/Sayaka Hobara di perempat final Australian Terbuka 2025.
Rachel/Febi memenangi duel sesama wakil Merah Putih melawan Apri/Fadia dengan skor 21-10 dan 21-19 di perempat final Australia Terbuka.
Raymond/Joaquin memastikan tiket empat besar Australia Terbuka setelah menaklukkan unggulan ketiga Man Wei Chong/Kai Wun Tee, dengan skor 21-15, 19-21, dan 21-15.
Jafar/Felisha sukses mengalahkan unggulan kelima dari Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje, 17-21, 21-14, dan 21-13 di laga perempat final Australia Terbuka.
Felisha menyoroti pentingnya pemulihan dan evaluasi jelang menghadapi pasangan Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje.
Untuk laga berikutnya, Joaquin menegaskan mereka akan tampil lebih maksimal.
Apriyani menyebut pola serang balik menjadi kunci kemenangan dirinya dan Fadia.
Rachel menilai kemenangan tidak diraih dengan mudah.
Alwi mampu menjaga ritme permainan dan menyelesaikan laga 16 besar dalam dua gim.
Putri KW mengawali langkah dengan menang meyakinkan atas wakil Taiwan, Sung Shuo Yun, 21-12 dan 21-8 di putaran pertama Australia Terbuka.
Di Australia Terbuka 2025, Jafar/Felisha mengawali langkah dengan menundukkan wakil Malaysia Jimmy Wong/Lai Pei Jing 21-16 dan 21-18.
Sabar/Reza memetik kemenangan atas pasangan Jepang, Hiroki Midorikawa/Kyohei Yamashita.
Lanny/Tiwi menang atas pasangan Australia, Yuran Zhang/Quanquan Zhao.
Fajat/Fikri menaklukkan wakil Malaysia, Lau Yi Sheng dan Lim Tze Jian di 32 besar.
Keputusan itu diambil hanya sehari setelah Gregoria menutup penampilannya di Kumamoto Masters sebagai runner-up usai kalah di final dari Ratchanok Intanon.
Upaya keras Gregoria belum cukup untuk bisa menumbangkan Ratchanok.
Di final, Gregoria yang menempati unggulan keempat akan menghadapi unggulan ketiga asal Thailand, Ratchanok Intanon.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved