Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
VERON Mosengo-Omba resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF). Pengunduran diri ini terjadi di tengah periode krusial dan penuh gejolak yang melanda badan tertinggi sepak bola di benua tersebut.
Keluarnya Mosengo-Omba bertepatan dengan krisis kepercayaan yang dialami CAF menyusul dua keputusan kontroversial: pencopotan gelar juara Piala Afrika 2025 dari Senegal dan penundaan turnamen putri secara mendadak.
Dalam pernyataan resminya, Minggu (29/3), pria berusia 66 tahun tersebut menyinggung berbagai polemik yang menyertai masa jabatannya. Namun, ia menegaskan bahwa dirinya pergi setelah berhasil membersihkan nama baiknya.
"Sekarang setelah saya mampu menghalau kecurigaan yang selama ini berusaha dilontarkan oleh beberapa pihak, saya dapat pensiun dengan tenang dan tanpa tekanan, meninggalkan CAF dalam kondisi yang lebih makmur dari sebelumnya," tulis Mosengo-Omba.
Sebelumnya, sosok asal Republik Demokratik Kongo berkebangsaan Swiss ini sempat menuai kritik karena tetap menjabat melampaui usia pensiun wajib organisasi (63 tahun).
Ia juga sempat menghadapi tuduhan menciptakan atmosfer kerja yang toksik, meski hasil investigasi internal menyatakan dirinya tidak bersalah.
Fokus utama yang kini membayangi CAF adalah sengketa gelar juara Piala Afrika 2025. Senegal, saat ini, tengah mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) setelah kemenangan 1-0 mereka atas tuan rumah Maroko di final, Januari lalu, dianulir.
Duduk perkara bermula saat pemain Senegal melakukan aksi walk-out sebagai protes atas penalti yang diberikan kepada Maroko di masa injury time saat skor masih 0-0.
Setelah tertunda 17 menit, pertandingan dilanjutkan; Maroko gagal mengeksekusi penalti dan Senegal berhasil mencetak gol kemenangan di babak tambahan waktu.
Namun, menanggapi protes dari Federasi Sepak Bola Maroko (FRMF), CAF kemudian memutuskan Senegal kalah WO dengan skor 3-0 untuk kemenangan Maroko.
Mosengo-Omba pertama kali ditunjuk sebagai Sekretaris Jenderal pada Maret 2021 untuk mendampingi Presiden CAF, Patrice Motsepe.
Pascapengunduran dirinya, posisi tersebut akan diisi oleh Direktur Kompetisi CAF, Samson Adamu, yang bertugas sebagai pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Jenderal. (bbc/Z-1)
Langkah timnas Senegal ini merupakan bentuk penegasan bahwa mereka tetap menganggap diri sebagai juara Piala Afrika yang sah.
Melalui upaya hukum ini, Senegal mendesak agar keputusan komite banding CAF yang memenangkan Maroko segera dibatalkan.
Pemerintah Senegal resmi menuntut penyelidikan internasional independen terkait dugaan korupsi di tubuh Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF).
Di tengah kekecewaan publik Senegal usai pencabutan gelar Piala Afrika, Idrissa Gueye justru menekankan bahwa ada hal yang jauh lebih berharga dibandingkan sekadar trofi juara.
Federasi sepak bola Senegal berencana mengajukan banding ke Court of Arbitration for Sport (CAS) setelah gelar Piala Afrika mereka dicabut oleh Konfederasi sepak bola Afrika (CAF).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved