Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Persebaya Fokus Pertajam Lini Depan Jelang Jamu Persib Bandung

Faishol Taselan
01/3/2026 20:40
Persebaya Fokus Pertajam Lini Depan Jelang Jamu Persib Bandung
Pesepak bola Persebaya Surabaya Gali Freitas berselebrasi usai mencetak gol ke gawang PSM Makassar pada pertandingan BRI Super League di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (25/2/2025).(Antara)

PELATIH Persebaya Bernard Tavares kini fokus membenahi sektor depan, sebelum menjamu Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Senin (2/3) malam.

Hasil positif saat menjamu PSM Makasar menjadi modal Persebaya untuk mempertahankan kemenangan dilaga kandang. Namun, Persebaya dipusingkan sektor depan yang dinilai perlu pembenahan.

“Mengenai penyelesaian akhir, kami sudah mencobanya dalam minggu terakhir. Malik kembali berlatih, kami melakukan sirkulasi bola. Tapi dia cedera lagi saat latihan menembak itu,” kata Tavares di Surabaya, Minggu (1/3).

Saat menjamu PSM, Persebaya mencatat 14 kreasi peluang dan melepaskan 20 tembakan, dengan enam diantaranya tepat sasaran. Namun, hanya satu gol yang tercipta. Rasio konversi itulah yang kini menjadi perhatian serius tim pelatih jelang duel panas kontra Persib.

Sesi Latihan Khusus

Bernardo, memastikan timnya telah menggelar sesi latihan khusus untuk meningkatkan efektivitas serangan. Ia menyebut materi penyelesaian akhir menjadi menu wajib sepanjang sepekan terakhir.

Pembenahan tak hanya ditujukan kepada satu pemain. Ia menilai akurasi masih menjadi persoalan kolektif di lini depan. 

“Kami selalu ada sesi penyelesaian akhir. Tapi memang kami harus bekerja keras lagi. Bukan hanya Bruno Moreira, tetapi pemain lain juga kurang akurat,” katanya.

Meski efektivitas belum optimal, Tavares melihat fondasi permainan timnya sudah berada di jalur yang tepat. Ia menilai kemampuan menciptakan peluang merupakan aspek tersulit dalam sepak bola, dan Persebaya telah menunjukkan progres signifikan dalam hal tersebut.

“Ingat, hal tersulit di sepak bola adalah menciptakan peluang. Kami sudah di jalur yang benar dengan menciptakan peluang. Kami butuh fokus dan akurasi lebih. Sekarang kami punya waktu persiapan lebih lama untuk melatih penyelesaian akhir,” tegasnya. (FL/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya