Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

Liverpool vs Man City, Bernardo Silva Ungkap Mentalitas "Wajib Menang" City di Anfield

Thalatie K Yani
09/2/2026 06:54
Liverpool vs Man City, Bernardo Silva Ungkap Mentalitas
Bernardo Silva tegaskan kemenangan dramatis atas Liverpool di Anfield adalah harga mati bagi Manchester City untuk tetap menjaga asa juara Liga Premier Inggris.(Manchester City)

KAPTEN Manchester City, Bernardo Silva, mengungkapkan skuad The Citizens sejak awal memiliki keyakinan penuh bahwa mereka harus pulang dari Anfield dengan tiga poin. Hal ini disampaikan Silva usai kemenangan dramatis 2-1 City atas Liverpool dalam lanjutan Premier League yang berlangsung panas.

Sempat tertinggal lewat gol Dominik Szoboszlai pada menit ke-74, City menunjukkan mentalitas baja. Bernardo Silva menyamakan kedudukan sepuluh menit kemudian, sebelum akhirnya Erling Haaland mengunci kemenangan lewat titik putih pada masa injury time.

Lebih dari Sekadar Hasil Imbang

Ada momen menarik sesaat setelah Silva mencetak gol penyeimbang. Alih-alih merayakan gol bersama para penggemar, sang kapten justru berlari mengambil bola dan segera membawanya kembali ke titik tengah. Gestur ini merupakan sinyal jelas bagi tim dan pendukung bahwa City tidak mengincar hasil imbang.

Silva mengonfirmasi mentalitas tersebut sudah tertanam di pikiran seluruh pemain sebelum laga dimulai. Kemenangan ini sangat krusial karena memangkas jarak dengan pemuncak klasemen, Arsenal, menjadi enam poin.

"Jelas bagi saya, datang ke sini adalah tempat tersulit di Premier League. Biasanya bagi sebagian besar tim, hasil imbang bukanlah hasil yang buruk, tetapi kami butuh gol lagi. Saat saya mencetak gol, saya senang tetapi kami butuh satu lagi. Erling memberikan itu untuk kami," ujar Silva.

Melawan Kutukan Anfield

Kemenangan di Anfield memiliki makna historis tersendiri bagi Manchester City. Tercatat, ini merupakan kemenangan ketiga City di stadion keramat tersebut sejak Liga Premier Inggris dimulai tahun 1992.

Silva mengakui kekalahan dalam laga ini bisa berarti akhir dari perburuan gelar mereka musim ini.

"Saya merasa seluruh tim tahu sebelum pertandingan, jika kami kalah maka perburuan gelar mungkin sudah berakhir. Kami merasa perlu memenangkan pertandingan ini. Hal ini menempatkan kami sedikit lebih dekat. Harapannya ada di sana. Kami akan berjuang sampai akhir," tambahnya.

Penyesalan dan Harapan

Meski merayakan kemenangan besar ini, Silva juga merefleksikan performa tim di awal tahun yang menurutnya kurang maksimal. Ia menyayangkan beberapa poin yang hilang di laga-laga sebelumnya yang membuat City tertinggal cukup jauh dari Arsenal.

"Jelas kami sangat senang. Namun poin-poin ini berharga sama besarnya dengan poin di laga lain saat kami terpeleset. Sangat frustrasi di awal tahun karena menurut pendapat saya kami tidak melakukan tugas kami dengan benar. Kami seharusnya bisa lebih dekat dengan Arsenal," pungkas pemain asal Portugal tersebut.

Kemenangan emosional ini diharapkan menjadi titik balik bagi pasukan Pep Guardiola untuk terus menempel ketat Arsenal dalam 13 pertandingan tersisa musim ini. (Manchester City/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya