Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

Liverpool vs Man City: Virgil van Dijk Ungkap City Tak Pernah Bisa Dikendalikan

Thalatie K Yani
09/2/2026 07:15
Liverpool vs Man City: Virgil van Dijk Ungkap City Tak Pernah Bisa Dikendalikan
Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, merefleksikan kekalahan menyakitkan dari Manchester City di Anfield. (Liverpool)

KAPTEN Liverpool, Virgil van Dijk, memberikan refleksi jujur setelah timnya dipaksa menyerah 1-2 oleh Manchester City dalam laga panas di Anfield, Minggu (8/2). Meski sempat unggul lewat gol indah Dominik Szoboszlai, The Reds harus menerima kenyataan pahi, setelah City membalikkan keadaan di menit-menit akhir.

Gol Szoboszlai melalui tendangan bebas pada menit ke-76 sempat membangkitkan asa tuan rumah. Namun, Bernardo Silva berhasil menyamakan kedudukan sebelum penalti Erling Haaland di masa injury time memastikan kemenangan tim tamu. Laga ini pun berakhir lebih kelam bagi Liverpool setelah Szoboszlai diganjar kartu merah.

Perbedaan Performa Antara Babak

Dalam wawancara pascapertandingan bersama Sky Sports, Van Dijk mengakui adanya perbedaan kontras dalam performa timnya di kedua babak. Ia menilai Manchester City jauh lebih nyaman menguasai bola pada paruh pertama.

"Babak pertama saya pikir mereka jauh lebih nyaman menguasai bola. Kami jelas mencoba bermain lebih langsung, mencoba menaruh masalah di area mereka... karena kami tahu mereka mencari celah di sisi kanan kami," ujar bek asal Belanda tersebut. "Saya pikir kami tidak cukup baik di babak pertama."

Memasuki babak kedua, Van Dijk merasa Liverpool tampil lebih dominan hingga akhirnya memecah kebuntuan melalui tendangan bebas "kelas dunia" dari Szoboszlai. Namun, keunggulan itu justru memicu tekanan yang lebih besar dari tim asuhan Pep Guardiola.

Tekanan Konstan Manchester City

Van Dijk membantah anggapan Liverpool berada dalam kendali penuh setelah unggul satu gol. Baginya, menghadapi tim sekelas City berarti harus selalu waspada dalam setiap detik pertandingan.

"Anda tidak pernah berada dalam kendali penuh melawan City, terutama saat mereka tertinggal 1-0. Mereka akan datang dan menekan Anda lebih kuat, mereka memasukkan pemain pengganti, mereka membuat lebih banyak pergerakan," jelasnya.

Ia juga menyoroti kompleksitas taktik City yang memaksa lini pertahanan Liverpool terus berkomunikasi dengan intens. "Anda tidak pernah merasa nyaman dan saya pikir Anda harus selalu berjaga-jaga."

Penalti yang Menjadi Pembeda

Bagi sang kapten, momen krusial yang menentukan hasil akhir bukanlah dominasi permainan, melainkan insiden penalti di penghujung laga.

"Menurut saya saat ini, mungkin orang lain punya pendapat berbeda, setelah gol penyeimbang, kedua tim mencoba mencari gol kemenangan, dan momen penalti itulah yang memutuskan pertandingan. Itulah perasaan yang saya miliki," pungkas Van Dijk.

Kekalahan ini kian terasa berat karena Szoboszlai harus absen dalam laga hari Rabu melawan Sunderland akibat hukuman kartu merah. Bagi Van Dijk, meski ada peningkatan di babak kedua, kenyataan mereka gagal mengamankan poin tetap menjadi catatan yang harus segera diperbaiki dalam proses perkembangan tim. (Liverpool/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya