Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTANDINGAN Semen Padang vs Persita di Stadion H. Agus Salim menghadirkan drama luar biasa hingga menit terakhir. Laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 itu berlangsung ketat dan penuh tensi, sebelum akhirnya Semen Padang FC memastikan kemenangan tipis 1-0 lewat gol di penghujung pertandingan.
Sejak awal, duel Semen Padang vs Persita berjalan dengan tempo tinggi. Kabau Sirah tampil agresif di hadapan ribuan pendukungnya, mencoba menekan sejak menit-menit awal. Persita Tangerang, di sisi lain, tampil disiplin dan beberapa kali mengancam melalui skema serangan balik cepat.
Babak pertama berakhir tanpa gol, namun kedua tim menunjukkan intensitas tinggi dalam perebutan bola di lini tengah. Semen Padang lebih dominan dalam penguasaan permainan, sementara Persita memilih bertahan rapat sambil menunggu peluang.
Memasuki babak kedua, laga Semen Padang vs Persita semakin alot. Pergantian pemain dilakukan kedua pelatih demi memecah kebuntuan. Persita bertahan dengan organisasi yang solid, membuat tuan rumah kesulitan menemukan ruang tembak yang bersih.
Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, Semen Padang justru menemukan momentum emas di masa injury time panjang. Pada menit 90+14, Diego Mauricio Machado de Brito mencetak gol kemenangan setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Persita.
Gol telat tersebut langsung disambut gemuruh stadion dan memastikan Semen Padang mengamankan tiga poin penting dari laga Semen Padang vs Persita. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa Kabau Sirah terus berjuang hingga detik terakhir, menjadikan laga ini salah satu pertandingan paling dramatis musim ini. (Z-10)
Pertandingan Semen Padang vs Persita Tangerang dalam lanjutan kompetisi berlangsung dramatis di Stadion GOR Haji Agus Salim, Minggu (8/2).
Dejan Antonic merasa banyak keputusan wasit yang merugikan timnya, terutama terkait pemberian penalti kepada tuan rumah serta kartu merah yang diberikan kepada pemainnya.
Selain menyoroti performa kolektif, Paul Munster memberikan pujian khusus atas kesiapan pemain cadangan Bhayangkara FC saat menang 4-0 atas Semen Padang di laga Super League.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-26. Moussa Sidibe membawa tuan rumah unggul melalui eksekusi penalti yang tenang dan terarah.
Preview Bhayangkara FC vs Semen Padang di pekan ke-23 Liga Super 2026. Analisis kekuatan The Guardians vs Kabau Sirah di Stadion Sumpah Pemuda.
SEMEN Padang menunjukkan mentalitas pantang menyerah saat menjamu Malut United dalam lanjutan Liga 1 2025/2026.
Kemenangan atas Malut United bukan sekadar soal gengsi, melainkan harga mati bagi Semen Padang untuk merangkak naik dari zona degradasi klasemen Super League.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved