Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Juara Piala Asia Futsal 2026, Timnas Iran Persembahkan Gelar untuk Rakyat yang Sedang Alami Gejolak

Dhika Kusuma Winata
07/2/2026 23:29
Juara Piala Asia Futsal 2026, Timnas Iran Persembahkan Gelar untuk Rakyat yang Sedang Alami Gejolak
timnas futsal Iran(Doc AFC Futsal 2026)

TIMNAS futsal Iran kembali menegaskan dominasi sebagai raja futsal di Asia. Iran memastikan gelar juara Piala Asia Futsal 2026 usai menundukkan Indonesia melalui drama adu penalti pada partai final yang berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2) malam.

Kemenangan tersebut mengantar Iran mengoleksi trofi ke-14 sepanjang sejarah di ajang Piala Asia Futsal.

Pelatih Iran, Vahid Shamsaei, menyebut gelar kali ini memiliki makna khusus karena dipersembahkan bagi rakyat Iran yang tengah menghadapi gejolak di dalam negeri.

“Semoga kemenangan ini bisa membawa kebahagiaan bagi rakyat kami di Iran,” ujar Vahid seusai pertandingan.

Legenda futsal Iran itu juga memberikan apresiasi kepada Indonesia yang dinilainya menunjukkan perkembangan signifikan. Menurut Vahid, keberhasilan Indonesia menembus partai puncak menjadi tanda kemajuan pesat futsal Tanah Air.

“Selamat kepada Indonesia. Ini merupakan perkembangan besar bagi mereka,” katanya.

Di sisi lain, timnas futsal Indonesia harus puas menyelesaikan turnamen sebagai runner-up. Skuad Garuda kalah dengan skor 4-5 pada adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 5-5 hingga babak tambahan waktu berakhir.

Usai laga, seluruh pemain Indonesia bersama pelatih kepala Hector Souto berjalan mendekati tribun penonton untuk memberikan penghormatan kepada ribuan suporter yang memadati Indonesia Arena. 

Kapten tim Iqbal Iskandar beberapa kali tampak mengangkat tangan dan memperlihatkan gestur permohonan maaf atas hasil akhir yang belum mampu menghadirkan gelar juara.

Momen tersebut menjadi penutup emosional perjuangan Indonesia sepanjang turnamen.

Pertandingan final berjalan ketat sejak menit awal. Pada waktu normal, Indonesia dan Iran saling berbalas gol hingga skor berakhir imbang 4-4. Laga kemudian berlanjut ke babak tambahan yang kembali menyuguhkan tensi tinggi.

Indonesia sempat berada di atas angin setelah unggul 5-4, namun Iran mampu menyamakan kedudukan sehingga skor 5-5 bertahan hingga akhir extra time.

Pada penentuan adu penalti, Israr Megantara gagal menuntaskan tugasnya setelah tendangannya melenceng. Iran akhirnya memastikan gelar juara melalui eksekusi Hossein Sabzi. (Dhk)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya