Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Analisis Ketimpangan Belanja Al Hilal vs Al Nassr: Alasan Cristiano Ronaldo Protes

Basuki Eka Purnama
07/2/2026 07:55
Analisis Ketimpangan Belanja Al Hilal vs Al Nassr: Alasan Cristiano Ronaldo Protes
Penyerang Al Nassr Cristiano Ronaldo(AFP/Fayez NURELDINE)

KABAR mengejutkan datang dari Liga Arab Saudi pada awal Februari 2026. Megabintang Al Nassr, Cristiano Ronaldo, dilaporkan melancarkan protes keras terhadap kebijakan transfer yang dianggap timpang antara klubnya dengan sang rival utama, Al Hilal. Aksi ini bahkan berujung pada absennya Ronaldo dalam laga melawan Al Riyadh sebagai bentuk tekanan kepada pihak manajemen dan Public Investment Fund (PIF).

Analisis Ketimpangan Belanja: Al Hilal vs Al Nassr

Berdasarkan data riset pasar transfer terbaru tahun 2026, terdapat jurang pemisah yang sangat lebar dalam hal belanja pemain antara dua raksasa Riyadh tersebut. Berikut adalah rincian perbandingannya:

Aspek Perbandingan Al Hilal (The Blue Waves) Al Nassr (The Knights of Najd)
Total Belanja (Sejak 2023) Sekitar Rp11,01 Triliun (€647,1 Juta) Sekitar Rp6,96 Triliun (€409,3 Juta)
Rekrutan Kunci Musim 2025/2026 Karim Benzema, Darwin Nunez, Theo Hernandez Joao Felix, Kingsley Coman (Status Pinjaman/Free)
Nilai Pasar Skuad (2026) Rp4,1 Triliun Rp2,3 Triliun

Faktor Pemicu Protes Cristiano Ronaldo

1. Kasus Transfer Karim Benzema

Kepindahan Karim Benzema dari Al Ittihad ke Al Hilal pada jendela transfer Januari 2026 menjadi pemantik utama kemarahan Ronaldo. CR7 menganggap langkah PIF memfasilitasi kepindahan Benzema ke rival terkuat adalah bentuk "anak emas" bagi Al Hilal. Ronaldo merasa Al Nassr dibiarkan berjuang sendiri tanpa tambahan amunisi kelas dunia yang setara.

2. Kualitas Kedalaman Skuad

Al Hilal saat ini memiliki kedalaman skuad yang menakutkan dengan pemain seperti Ruben Neves, Sergej Milinkovic-Savic, dan Joao Cancelo. Sementara itu, Ronaldo merasa beban kerja di Al Nassr terlalu bertumpu pada dirinya dan Sadio Mane. Minimnya investasi di sektor pertahanan dan gelandang kreatif membuat Al Nassr sering terpeleset di laga-laga krusial.

Perspektif PIF: Masalah Efisiensi, Bukan Dana

Pihak pengelola liga (PIF) memberikan tanggapan dingin terhadap protes Ronaldo. Menurut sumber internal, Al Nassr sebenarnya telah menerima investasi total (termasuk gaji pemain) yang lebih besar daripada Al Ahli atau Al Ittihad. Namun, kegagalan manajemen Al Nassr dalam mengonversi dana tersebut menjadi trofi domestik menjadi alasan mengapa kran dana transfer mulai diperketat.

Dampak Bagi Masa Depan CR7 di Arab Saudi

Protes ini memicu spekulasi bahwa Ronaldo mungkin tidak akan menyelesaikan kontraknya yang berakhir pada 2027. Jika Al Nassr tidak segera melakukan pergerakan signifikan di bursa transfer musim panas mendatang, rumor kembalinya Ronaldo ke Eropa atau menjajal MLS (Major League Soccer) diprediksi akan semakin menguat.

Hingga saat ini, Al Nassr masih tertinggal dalam perburuan gelar liga dari Al Hilal yang kokoh di puncak klasemen. Bagi pemain dengan mentalitas pemenang seperti Ronaldo, ketimpangan skuad ini bukan hanya soal teknis, melainkan masalah integritas kompetisi yang ia harapkan bisa menjadi salah satu liga terbaik dunia.

Statistik Kunci Al Hilal vs Al Nassr (Musim 2025/2026)

  • Lokasi Markas: Kingdom Arena (Al Hilal) vs Al-Awwal Park (Al Nassr).
  • Rata-rata Gol per Pertandingan: Al Hilal (3.5) vs Al Nassr (2.8).
  • Gelar Juara Liga Terakhir: Al Hilal (2023/2024, 2024/2025).

PENAFIAN

Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya