Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Timnas Indonesia Siap Habis-Habisan lawan Jepang di Semifinal Piala Asia Futsal 2026

Dhika Kusuma Winata
04/2/2026 18:33
Timnas Indonesia Siap Habis-Habisan lawan Jepang di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
Pemain Timnas Futsal Indonesia Ardiansyah Nur (kedua kiri) melakukan selebrasi bersama rekannya usai mencetak gol ke gawang Timnas Futsal Vietnam pada pertandingan perempat final AFC Futsal Asian Cup 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta.(ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha)

TIMNAS futsal Indonesia bersiap melakoni laga bersejarah dalam babak Semifinal Piala Asia Futsal 2026. Menghadapi salah satu raksasa Asia, Jepang, skuad Garuda bertekad habis-habisa demi tiket final. Terlebih, tim Merah Putih akan bermain di rumah sendiri.

Sejarah ditorehkan Indonesia di turnamen tersebut dengan pertama kalinya menembus babak empat besar. Kini, timnas futsal Merah Putih melanjutkan langkah untuk merebut tiket final.

Duel timnas futsal Indonesia kontra Jepang akan dimainkan di Indonesia Arena GBK, Jakarta, Kamis (5/2) malam pukul 19.00 WIB.

Pelatih timnas futsal Indonesia, Hector Souto, menegaskan timnya mengusung motivasi tinggi. Meski begitu, diakuinya   rasa hormat yang besar kepada lawan karena Jepang merupakan satu dari dua tim juara di Asia.

Jepang terbilang lawan berat karena berstatus juara empat kali. Sejauh ini, hanya dua negara yang mampu juara dari 17 edisi Piala Asia Futsal yakni Iran dengan 13 gelar dan sisanya Jepang.

"Pertandingannya akan ketat. Kami menghadapi salah satu dari dua tim utama di Asia yang pernah menjuarai kompetisi ini sebelumnya," kata Hector Souto dalam jumpa pers, Rabu (4/2).

"Beberapa pemain Jepang yang memenangi turnamen pada 2022 juga ada di tim, jadi ini lawan yang sangat kuat. Saya pikir kami harus menampilkan versi terbaik kami," tambahnya.

Laga semifinal nanti juga menjadi pertemuan emosional mengingat pelatih Jepang saat ini, Kensuke Takahashi, memiliki sejarah dengan futsal Indonesia. Pasalnya, dia juga pernah melatih tim Merah Putih pada 2018-2021.

​"Melawan Jepang bukan pertandingan yang mudah. Saya respect dengan coach Ken, tetapi kami juga ingin menang," tegas Hector Souto dalam sesi konferensi pers jelang laga.

​Pemain Indonesia, Mochammad Iqbal, menyebut dia dan rekan-rekannya masih haus untuk menorehkan sejarah lagi. Status sebagai tuan rumah akan menjadi energi tambahan bagi para pemain. Dukungan penuh suporter diharapkan dapat menjadi pembeda.

​"Ini menjadi semifinal pertama bagi timnas futsal di level Asia. Tentu kami akan bermain sepenuh hati. Apalagi akan bermain di Indonesia Arena dengan dukungan penuh para pecinta futsal Indonesia," ujar Iqbal.

Sementara itu, tim futsal Jepang menyatakan kesiapannya untuk menghadapi tantangan berat melawan tuan rumah. Skuad Samurai Biru menyadari mereka tidak hanya melawan lima pemain di lapangan tetapi juga ribuan suporter tuan rumah yang akan memadati Indonesia Arena.

​Pelatih Jepang, Kensuke Takahashi, mengenal betul karakter permainan Indonesia. Dia mengakui perkembangan pesat tim Merah Putih hingga bisa lolos ke empat besar.

​"Melawan Indonesia tentu bukan pertandingan yang mudah. Mereka sudah jauh berkembang dan baru saja meraih gelar (SEA Games). Tetapi kami juga akan memberikan perlawanan maksimal untuk menuju final," ujar Kensuke Takahashi.

Jepang berambisi untuk mengamankan tempat di partai final. Kesiapan mental juga disuarakan oleh pemain bintang Jepang, Shimizu Kazuya. Ia menegaskan bahwa tekanan dari suporter lawan justru akan menjadi motivasi bagi timnya untuk membuktikan kualitas mereka.

​"Kami sudah sangat siap untuk melawan Indonesia di rumah mereka. Tentu akan sangat banyak pendukung mereka yang datang. Tetapi kami sudah siap untuk memberikan penampilan terbaik dan bisa memenangkan pertandingan," kata Shimizu Kazuya dengan penuh keyakinan.

​Partai semifinal lainnya mempertemukan juara bertahan Iran versus Irak. Sebagai penguasa futsal Asia, Iran di turnamen kali ini mengusung misi mempertahankan trofi. Pelatih Iran sekaligus legenda futsal Vahid Shamsaee menegaskan timnya tidak ingin meremehkan lawan.

​"Ini akan menjadi pertandingan yang sangat menarik tentunya. Kami datang ke sini sebagai juara bertahan turnamen. Tentu ini bukan pertandingan yang mudah, tetapi kami optimis bisa melaju hingga final dan menjadi juara," ujar Vahid Shamsaee. (Dhk)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya