Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
TIMNAS Futsal Indonesia mencatatkan awal yang sempurna pada laga perdana Grup A Piala Asia Futsal 2026. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Indonesia Arena, Jakarta, Selasa (27/1), skuat Garuda sukses melumat timnas Korea Selatan (Korsel) dengan skor telak 5-0.
Meski menang dengan skor mencolok, kapten Timnas Futsal Indonesia, Mochammad Iqbal Iskandar, tetap bersikap rendah hati.
Ia menegaskan bahwa tidak ada rahasia khusus di balik dominasi Garuda atas tim Negeri Ginseng tersebut. Menurutnya, kunci kemenangan ini murni terletak pada kedisiplinan pemain dalam menjalankan strategi.
"Ya yang pasti kita enggak melakukan sesuatu yang spesial. Kita cuma nurut sama ngikutin instruksi dari pelatih aja dan alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar gitu. Kemenangan ini untuk kita semua," ujar Iqbal saat ditemui di mixed zone Indonesia Arena.
Iqbal menjadi bintang lapangan dengan menyumbangkan dua gol krusial, masing-masing dicetak pada awal babak pertama dan awal babak kedua. Gol pembukanya terbukti menjadi pemantik semangat rekan-rekannya, yang kemudian disusul oleh gol dari Rio Pangestu.
Keunggulan Indonesia semakin tak terbendung setelah gol kedua Iqbal lahir. Pasukan Garuda menutup laga dengan kemenangan lima gol tanpa balas berkat tambahan gol dari Israr Megantara dan Reza Gunawan.
Atas performa impresifnya, Iqbal dinobatkan sebagai pemain terbaik (Man of the Match) dalam laga tersebut. Namun, ia enggan jemawa.
"Ya alhamdulillah ya, kalau menurut saya sih itu cuman bonus aja sih. Kalau tanpa kolektif tim juga mungkin saya enggak akan dapat itu," tuturnya merendah.
Hasil positif ini membawa Indonesia memuncaki klasemen sementara Grup A dengan raihan tiga poin. Indonesia unggul selisih gol dari Irak yang sebelumnya mengalahkan Kirgistan dengan skor 4-2.
Menatap laga kedua melawan Kirgistan, yang akan digelar pada Kamis (29/1), Iqbal berharap rekan-rekannya tetap menjaga fokus demi mengamankan tiket ke perempat final.
Pemain yang baru saja membawa Indonesia meraih medali emas SEA Games 2025 ini merasa tim masih perlu menjaga rasa lapar akan kemenangan.
"Kalau menurut saya pribadi sebagai pemain pasti ya, kita enggak pernah puas dan saya juga merasa enggak pernah ngerasa cukup gitu ya. Untuk evaluasi-evaluasi itu bukan hak dari saya, mungkin itu entar evaluasi dari pelatih," ucap Iqbal.
Senada dengan sang kapten, Syauqi Saud juga menegaskan komitmennya untuk memberikan yang terbaik di laga berikutnya.
Meski gagal mencatatkan nama di papan skor saat melawan Korsel, ia tetap bersyukur atas kemenangan kolektif tim.
"Kalau saya pribadi sudah memberikan maksimal, semampu saya, semaksimal saya dalam pertandingan ini. Mungkin belum rezekinya saya nyetak gol, cuma kan ini tim bareng, jadi untuk tim lakukannya," pungkas Syauqi. (Ant/Z-1)
Menurut Kensuke Takahashi, Indonesia, yang kini ditangani Hector Souto, berada dalam kondisi yang sangat siap untuk menghadapi raksasa futsal Asia, Iran, di laga final Piala Asia Futsal.
Keberhasilan melaju ke empat besar merupakan pencapaian tertinggi Indonesia sepanjang keikutsertaannya dalam 11 edisi Piala Asia Futsal sejak debut pada 2002.
Filosofi Hector Souto untuk laga semifinal Piala Asia Futsal nanti sangat sederhana namun menuntut disiplin tinggi: mencuri momentum di menit awal.
Ahmad Habibie melakukan serangkaian aksi heroik kala mempertahankan gawang timnas Indonesia di laga perempat final Piala Asia Futsal kontra timnas Vietnam.
Laga semifinal Piala Asia Futsal antara timnas Indonesia dan timnas Jepang akan digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada Kamis (5/2) pukul 19.00 WIB.
Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, memuji habis-habisan perkembangan mentalitas anak asuhnya usai memastikan tiket perempat final Piala Asia Futsal 2026.
Bagi Hector Souto, pencapaian timnas Indonesia sebagai runner-up Piala Asia Futsal 2026 belum cukup untuk menenangkan hatinya.
FFI memastikan Hector Souto tetap menjadi pelatih timnas futsal Indonesia hingga 2028 usai sukses membawa Garuda runner-up Piala Asia.
Menurut Kensuke Takahashi, Indonesia, yang kini ditangani Hector Souto, berada dalam kondisi yang sangat siap untuk menghadapi raksasa futsal Asia, Iran, di laga final Piala Asia Futsal.
Keberhasilan melaju ke empat besar merupakan pencapaian tertinggi Indonesia sepanjang keikutsertaannya dalam 11 edisi Piala Asia Futsal sejak debut pada 2002.
Filosofi Hector Souto untuk laga semifinal Piala Asia Futsal nanti sangat sederhana namun menuntut disiplin tinggi: mencuri momentum di menit awal.
Ahmad Habibie melakukan serangkaian aksi heroik kala mempertahankan gawang timnas Indonesia di laga perempat final Piala Asia Futsal kontra timnas Vietnam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved