Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Akhir Era Marc-Andre Ter Stegen di Barcelona: Resmi Dipinjamkan ke Girona hingga 2026

Basuki Eka Purnama
21/1/2026 11:56
Akhir Era Marc-Andre Ter Stegen di Barcelona: Resmi Dipinjamkan ke Girona hingga 2026
Penjaga gawang Barcelona Marc-Andre ter Stegen yang bergabung dengan Girona dengan status pinjam.(AFP/JOSEP LAGO)

SEBUAH era baru dimulai di sepak bola Katalan. Penjaga gawang veteran Barcelona, Marc-Andre ter Stegen, resmi meninggalkan klub yang telah dibelanya selama hampir 12 tahun untuk bergabung dengan sesama klub Katalan, Girona. Kiper asal Jerman tersebut pindah dengan status pinjaman hingga 30 Juni 2026.

Keputusan ini diumumkan secara resmi oleh Barcelona, Rabu (21/1), menandai perpisahan emosional bagi salah satu kapten sekaligus ikon klub. 

Selama masa baktinya di Camp Nou, Ter Stegen bukan sekadar penjaga gawang, melainkan pilar penting dalam sejarah modern Blaugrana.

Satu Dekade Penuh Prestasi

Didatangkan dari Borussia Moenchengladbach pada Mei 2014, Ter Stegen langsung mencatatkan tinta emas di musim debutnya. Di bawah asuhan pelatih Luis Enrique, ia menjadi bagian dari skuat legendaris yang memenangkan treble winners pada musim 2014/2015.

Koleksi trofinya selama berseragam Barcelona sangat mengesankan, mencakup enam gelar La Liga, enam Copa del Rey, empat Supercopa de Espana, satu gelar Liga Champions, satu Piala Super Eropa, dan satu Piala Dunia Antarklub.

Secara statistik, Ter Stegen mengukuhkan posisinya sebagai legenda dengan mencatatkan 423 penampilan, menjadikannya kiper dengan penampilan terbanyak kedua dalam sejarah Barcelona, hanya kalah dari Victor Valdes yang mengoleksi 534 laga.

Cedera dan Pergeseran Peran

Namun, roda nasib mulai berputar dalam dua musim terakhir. Cedera parah yang membekapnya sejak 2024 menjadi titik balik penurunan performa sang kiper. 

Hal ini berdampak signifikan pada menit bermainnya; tercatat ia hanya tampil sembilan kali pada musim lalu dan baru bermain satu kali pada musim 2025/2026.

Di sisi lain, Barcelona mulai melakukan regenerasi di sektor penjaga gawang. Kehadiran Joan Garcia yang tampil tangguh sebagai pilihan utama, serta kematangan Wojciech Szczesny sebagai pelapis, membuat posisi Ter Stegen kian terhimpit. 

Selain itu, munculnya talenta muda jebolan La Masia, Diego Kochen, yang kini mengisi posisi kiper ketiga, semakin mempertegas langkah Barcelona untuk melepas Ter Stegen demi jam terbang yang lebih kompetitif di klub lain.

Pesan Perpisahan Emosional

Melalui akun media sosial resminya, Ter Stegen mengungkapkan perasaannya yang mendalam mengenai kepindahan ini. Ia mengaku berat meninggalkan tempat yang sudah dianggapnya sebagai rumah.

"Banyak sekali memori dan emosi yang ada di kepala saya. Hampir 12 tahun klub ini, terutama ruang ganti ini, menjadi rumah saya. Tempat di mana saya tumbuh sebagai seorang pesepak bola sekaligus manusia," tulis Ter Stegen.

Meski harus berganti kostum, ia menegaskan bahwa hatinya tetap tertambat pada wilayah Katalan. 

"Sekarang perjalanan saya berlanjut, tetap di Katalan. Saya menanti perjalanan ke depan. Saya berharap yang terbaik untuk Barcelona, semoga bisa mengangkat banyak trofi di masa depan," tuturnya.

Kepindahan ini tidak hanya menjadi solusi bagi menit bermain Ter Stegen, tetapi juga menjadi babak baru bagi Girona yang mendapatkan sosok pemimpin berpengalaman di bawah mistar gawang mereka. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya