Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Klasemen La Liga: Perebutan Puncak kian Panas

Dhika Kusuma Winata
19/1/2026 11:56
Klasemen La Liga: Perebutan Puncak kian Panas
Para pemain Barcelona merayakan gol.(fcbarcelona)

Ambisi Barcelona mempertahankan gelar La Liga terganggu setelah mereka takluk 1-2 dari Real Sociedad, Senin (19/1) WIB. Kekalahan itu menjadi yang pertama bagi tim besutan Hansi Flick dalam 12 pertandingan terakhir dan membuat persaingan di papan atas semakin memanas.

Hasil di Reale Arena itu membuat jarak Barcelona dengan Real Madrid di klasemen La Liga kini hanya tersisa satu poin. Situasi tersebut terjadi setelah Madrid, yang kini ditangani Alvaro Arbeloa, lebih dulu meraih kemenangan atas Levante sehari sebelumnya.

Dalam laga tersebut, Barcelona dibuat frustrasi. Dua gol mereka dianulir wasit sedangkan empat peluang lainnya membentur tiang gawang.

Di sisi lain, Sociedad tampil efektif. Mikel Oyarzabal membawa tuan rumah unggul, sebelum Marcus Rashford menyamakan kedudukan. Namun, keunggulan Barca tak bertahan lama setelah Goncalo Guedes kembali membawa La Real memimpin dan memastikan kemenangan.

Sociedad juga harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain usai Carlos Soler menerima kartu merah di menit-menit akhir.

Meski demikian, tim asuhan Pellegrino Matarazzo mampu menjaga keunggulan. Pelatih Barcelona Hansi Flick menilai timnya tampil baik tetapi kurang beruntung.

“Saya sudah mengatakan kepada tim bahwa kami bermain bagus dan kurang beruntung. Ada hari-hari seperti ini ketika Anda tidak tahu mengapa bisa kalah. Ini hanya satu pertandingan dan sekarang kami harus fokus ke laga berikutnya,” ujar Flick.

Peran kiper Sociedad, Alex Remiro, menjadi pembeda. Ia melakukan sejumlah penyelamatan krusial yang menggagalkan peluang demi peluang Barcelona.

“Kami memulai tahun ini dengan performa yang sangat bagus. Inilah energi yang kami miliki dan cerminan perubahan tim belakangan ini," kata Remiro.

Gelandang Barcelona Frenkie de Jong menilai timnya pantas mendapatkan hasil lebih baik. Dia turut mengkritik kepemimpinan wasit Jesus Gil Manzano.

“Saya pikir kami layak menang hari ini, kami punya banyak peluang. Namun, pada akhirnya Anda harus bisa menyelesaikannya,” ujar De Jong kepada DAZN.

Di kubu tuan rumah, Matarazzo memuji semangat juang anak asuhnya, meski mengakui ada faktor keberuntungan.

“Kami menunjukkan hati yang besar. Soal kiper berkualitas, itu bukan keberuntungan. Jadi ini kombinasi,” ujarnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik