AC Milan menunjukkan mentalitas juara saat bertandang ke markas Como 1907 di laga lanjuran Serie A, Jumat (16/1) dini hari WIB. Meski sempat dikejutkan oleh gol cepat tuan rumah, Rossoneri berhasil membalikkan keadaan untuk menjaga persaingan di papan atas klasemen Serie A.
Jalannya Pertandingan: Kejutan Awal Kempf
Como, yang dilatih Cesc Fabregas, langsung tampil menggebrak sejak menit awal. Hasilnya, pada menit ke-10, Marc-Oliver Kempf berhasil memecah kebuntuan. Memanfaatkan umpan sepak pojok dari Martin Baturina, Kempf melepaskan sundulan tajam yang gagal dihalau oleh Mike Maignan. Skor 1-0 untuk keunggulan Lariani.
Milan sempat kesulitan menembus pertahanan rapat Como setelah tertinggal. Namun, momentum berubah di penghujung babak pertama ketika Adrien Rabiot dijatuhkan oleh Kempf di dalam kotak terlarang. Christopher Nkunku yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna pada menit ke-45+1, mengubah skor menjadi 1-1 sebelum jeda.
Babak Kedua: Panggung Adrien Rabiot
Memasuki babak kedua, Milan tampil lebih dominan. Rabiot menjadi bintang lapangan dengan mencetak gol kedua Milan pada menit ke-55 melalui tendangan keras dari tepi kotak penalti yang bersarang di sudut gawang.
Como mencoba membalas melalui aksi Nico Paz, namun kegemilangan Mike Maignan di bawah mistar gawang Milan membuat peluang tuan rumah mentah. Menjelang laga usai, tepatnya menit ke-88, Rabiot mengunci kemenangan Milan menjadi 1-3 setelah menyelesaikan skema serangan balik cepat.
Posisi di Klasemen
Kemenangan ini membuat AC Milan tetap kokoh di peringkat kedua klasemen sementara Serie A dengan koleksi 43 poin, terus menempel ketat Inter Milan di puncak. Sementara itu, Como tertahan di posisi keenam dengan 34 poin.
Statistik Kunci Pertandingan
| Statistik | Como | AC Milan |
|---|---|---|
| Skor Akhir | 1 | 3 |
| Penguasaan Bola | 48% | 52% |
| Total Tembakan | 11 | 14 |
| Tembakan Tepat Sasaran | 4 | 6 |
| Sepak Pojok | 5 | 4 |
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi AC Milan sebelum menghadapi laga berikutnya melawan Lecce, sementara Como harus segera bangkit saat bertandang ke markas Lazio.
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
