Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
NASIB buruk menimpa Marseille di pekan ke-17 Ligue 1. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stade Velodrome, Minggu (4/1) malam WIB, tuan rumah harus menyerah dengan skor 0-2 dari tim tamu, Nantes. Kekalahan ini terasa semakin menyesakkan karena Marseille harus menyudahi pertandingan dengan sembilan pemain.
Laga dimulai dengan intensitas tinggi. Nantes sebenarnya sempat mengejutkan publik tuan rumah pada menit ke-8 melalui gol bunuh diri bek tengah Marseille, CJ Egan-Riley. Namun, setelah ditinjau, gol tersebut tidak disahkan oleh wasit karena telah terjadi offside terlebih dahulu.
Petaka bagi Marseille dimulai pada menit ke-26. Gelandang Arthur Vermeeren diusir keluar lapangan setelah wasit menghadiahi kartu merah langsung akibat perilaku tidak sportif.
Kehilangan satu pemain di lini tengah membuat keseimbangan Marseille goyah. Situasi ini langsung dimanfaatkan dengan baik oleh Nantes. Lima menit berselang, tepatnya pada menit ke-31, Fabien Centonze berhasil menggetarkan jala gawang tuan rumah, mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Les Canaris.
Memasuki babak kedua, upaya Marseille untuk mengejar ketertinggalan justru menemui jalan buntu. Alih-alih mencetak gol, mereka kembali kehilangan pemain. Bilal Nadir, yang masuk sebagai pemain pengganti, harus meninggalkan lapangan pada menit ke-56 setelah menerima kartu kuning kedua. Kondisi ini membuat Marseille harus berjuang ekstra keras dengan hanya sembilan orang di lapangan.
Dominasi Nantes semakin tak terbendung di sisa waktu pertandingan. Tim tamu mendapatkan hadiah penalti setelah bek Marseille, Benjamin Pavard, melakukan pelanggaran di kotak terlarang.
Remy Cabella yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya pada menit ke-88. Tendangan kerasnya gagal dibendung oleh kiper Geronimo Rulli, sekaligus mengunci kemenangan Nantes menjadi 2-0.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Skor 2-0 untuk kemenangan Nantes tetap bertahan.
Hasil ini membuat Marseille tertahan di posisi ketiga klasemen sementara Ligue 1 dengan koleksi 32 poin. Mereka kini terpaut delapan angka dari Lens yang kokoh di puncak klasemen.
Sebaliknya, tambahan tiga poin ini menjadi napas baru bagi Nantes. Mereka berhasil naik ke peringkat ke-16 dengan 14 poin, unggul dua angka dari zona degradasi. (Ant/Z-1)
Preview lengkap Angers vs Marseille di Ligue 1 2026. Analisis taktik, H2H, kabar cedera, dan performa Mason Greenwood.
Marseille melaju mulus ke babak 16 besar Coupe de France setelah melibas Bayeux 9-0. Mason Greenwood cetak quattrick dalam laga ini.
Bayeux vs Marseille di babak 32 besar Coupe de France. Akankah sang raksasa Ligue 1 bangkit atau Bayeux ciptakan kejutan bersejarah?
Di laga Trophee des Champions, Jumat (9/1) dini hari WIB, PSG dipaksa bekerja ekstra keras setelah Marseille tampil dengan strategi yang tidak terduga.
PSG sukses mempertahankan gelar Trophée des Champions usai menaklukkan Marseille lewat drama adu penalti 4-1. Lucas Chevalier jadi pahlawan.
Preview lengkap PSG vs Marseille di Trophee des Champions 2025. Prediksi skor, H2H, dan susunan pemain jelang Le Classique di Kuwait, Jumat (9/1) dini hari.
Berkat kemenangan atas Nantes, Lyon naik ke peringkat enam klasemen Ligue 1, jatah babak kualifikasi Liga Konferensi, dengan raihan 24 poin dari 14 laga.
AS Monaco menang 5-3 atas Nantes dalam laga penuh gol Ligue 1.
Kemenangan atas Paris FC ini membuat Nantes mengakhiri lima pertandingan Ligue 1 tanpa kemenangan.
Berkat kemenangan atas Nantes, Lille naik ke peringkat enam klasemen Ligue 1 dengan torehan 14 poin dari delapan laga.
Anthony Lopes tampil luar biasa saat Nantes menahan imbang Brest 0-0 di Stade Francis-Le Blé.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved