Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Amorim Akui MU Beruntung Redam Newcastle

Dhika Kusuma Winata
27/12/2025 13:05
Amorim Akui MU Beruntung Redam Newcastle
Pelatih MU Ruben Amorim(AFP/Oli Scarff)

MANCHESTER United meraih kemenangan tipis 1-0 atas Newcastle United pada lanjutan Liga Primer Inggris, Sabtu (27/12) dini hari WIB. Sang pelatih Ruben Amorim tak menutup mata, tiga poin di Old Trafford itu diraih dengan keberuntungan. Amorim menilai skuadnya yang pincang menunjukkan daya juang tinggi untuk bertahan dari tekanan masif Newcastle sepanjang babak kedua.

“Kami harus menderita bersama-sama di stadion. Kami bermain bagus di babak pertama, lalu di babak kedua kami hanya bertahan dan mencoba melakukan sesuatu saat menyerang,” ucap Amorim.

Pasalnya, United tampil tanpa sejumlah pilar penting. Kapten tim Bruno Fernandes absen karena cedera, sementara Bryan Mbeumo dan Amad Diallo tidak tersedia lantaran membela negara masing-masing di Piala Afrika. Kondisi tersebut memaksa Amorim melakukan penyesuaian taktis, termasuk memainkan Patrick Dorgu di sisi kanan serangan, posisi yang jarang ia tempati.

Keputusan itu berbuah manis. Dorgu mencetak gol pertamanya bersama United yang sekaligus memastikan kemenangan kandang pertama Setan Merah dalam dua bulan terakhir. Namun, selepas jeda, situasi berubah drastis. Newcastle mengambil alih kendali permainan dan memaksa tuan rumah bertahan nyaris sepanjang babak kedua. Statistik mencerminkan tekanan tersebut. 

Newcastle menguasai 67% penguasaan bola dan melepaskan 16 tembakan, tetapi United mampu bertahan hingga akhir laga dan mencatatkan clean sheet kedua mereka musim ini.

“Ini kemenangan yang bagus, tetapi sebelumnya saya sering mengatakan kami bermain sangat baik namun tidak mendapatkan tiga poin. Hari ini justru kebalikannya, kami menderita bersama dan berhasil memenangkan pertandingan," ujar Amorim.

Hasil tersebut mengangkat Manchester United ke posisi kelima klasemen Liga Inggris, dengan poin yang sama dengan Chelsea di peringkat keempat. Sebaliknya, kekalahan memperburuk catatan tandang Newcastle dan membuat asa mereka kembali ke Liga Champions kian menipis. Pasukan Eddie Howe kini tertahan di peringkat ke-11 dengan hanya satu kemenangan dari sembilan laga liga di luar kandang musim ini. Howe menilai timnya tampil jauh lebih dominan setelah jeda, tetapi kurang efektif.

“Babak kedua jauh lebih baik dibandingkan yang pertama, tetapi kami tidak melakukan cukup banyak,” ungkap Howe.

“Kami sangat dominan di periode kedua dan saya merasa jika kami mencetak gol, kami bisa memenangi pertandingan. Namun, itu tidak terjadi," ucapnya.(M-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik