Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

The Return of Safe Hands: Mengapa Michael Carrick adalah Jawaban Manchester United?

Putri Rosmalia Octaviyani
14/1/2026 14:20
The Return of Safe Hands: Mengapa Michael Carrick adalah Jawaban Manchester United?
Pelatih interim Manchester United, Michael Carrick.(Dok. AFP/Oli Scarff)

MANCHESTER United resmi menunjuk Michael Carrick untuk memimpin skuad hingga akhir musim 2025/2026. Penunjukan ini dilakukan hanya berselang sepekan setelah pemecatan Ruben Amorim yang gagal mengangkat performa tim di kompetisi domestik. Carrick, yang sebelumnya sukses membawa Middlesbrough ke babak play-off Championship, kini memikul beban berat untuk membawa United kembali ke zona Liga Champions.

1. Pemahaman Mendalam Terhadap Kultur dan DNA Klub

Berbeda dengan manajer luar yang membutuhkan waktu adaptasi panjang, Carrick adalah bagian dari sejarah sukses United. Selama 12 tahun sebagai pemain dan 3 tahun sebagai asisten pelatih di era Jose Mourinho serta Ole Gunnar Solskjaer, ia memahami standar tinggi yang diharapkan di Carrington. Manajemen menilai Carrick memiliki "DNA Setan Merah" yang dibutuhkan untuk memulihkan identitas permainan tim yang hilang di bawah arahan Amorim.

2. Rekam Jejak Tak Terkalahkan sebagai Caretaker

Manajemen tidak melupakan performa impresif Carrick saat menjadi caretaker pada tahun 2021 setelah pemecatan Solskjaer. Dalam tiga pertandingan krusial melawan Villarreal, Chelsea, dan Arsenal, Carrick tidak terkalahkan dengan catatan dua kemenangan dan satu hasil imbang. Ketenangan taktisnya di pinggir lapangan dianggap sebagai modal penting untuk menghadapi jadwal padat di sisa musim ini.

3. Dukungan Penuh dari Ruang Ganti dan Pemain Senior

Laporan internal menyebutkan bahwa sejumlah pemain senior seperti Bruno Fernandes, Luke Shaw, dan Harry Maguire memberikan respons positif terhadap kembalinya Carrick. Mereka pernah bekerja langsung dengan Carrick dan mengapresiasi metode kepelatihannya yang komunikatif namun tegas. Hubungan emosional ini menjadi kunci stabilitas tim yang sempat retak akibat ketegangan internal di era sebelumnya.

4. Gaya Kepelatihan yang Lebih "Hands-on"

Salah satu alasan Carrick unggul atas kandidat lain seperti Ole Gunnar Solskjaer dalam proses wawancara adalah keterlibatannya yang sangat aktif dalam sesi latihan harian. Carrick dikenal sebagai pelatih yang detail dalam pengembangan individu pemain, sebuah aspek yang sangat dibutuhkan untuk mengoptimalkan potensi skuad mahal United yang saat ini terpuruk di posisi ketujuh klasemen.

5. Restu dari Sir Alex Ferguson dan Jajaran Direksi INEOS

Keputusan ini dikabarkan mendapat dukungan penuh dari Sir Alex Ferguson. Selain itu, jajaran direksi di bawah INEOS menginginkan sosok yang bisa menjembatani transisi tanpa menciptakan kegaduhan baru di media. Carrick dipandang sebagai figur yang rendah hati, profesional, dan tidak akan melakukan konfrontasi publik terhadap kebijakan klub, berbeda dengan sikap Amorim di akhir masa jabatannya.

Perbandingan Statistik: Misi Penyelamatan Carrick

Aspek Analisis Era Ruben Amorim (2025/26) Target Michael Carrick
Persentase Kemenangan 31.9% > 55%
Posisi Klasemen Peringkat 7 Top 4 (Zona UCL)
Status Kompetisi Cup Tersingkir (FA Cup & Carabao) Fokus Penuh Liga Inggris
Staf Kepelatihan Staf Internal Portugal Steve Holland & Woodgate

Ujian Perdana: Derby Manchester

Michael Carrick tidak memiliki waktu banyak untuk bersantai. Ujian pertamanya adalah laga Derby Manchester melawan Manchester City di Old Trafford akhir pekan ini. Mampukah ketenangan Carrick meredam agresivitas tim asuhan Pep Guardiola? Ataukah ini hanya akan menjadi solusi jangka pendek yang kembali berujung kebuntuan. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya