Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
AREMA FC gagal mengamankan poin penuh saat menjamu Madura United pada pekan ke-15 Super League 2025–2026. Bermain di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa (23/12) sore WIB, laga sengit tersebut berakhir dengan skor imbang 2-2.
Duel ini diwarnai aksi saling balas gol. Arema FC mengandalkan ketajaman Iksan Lestaluhu yang mencetak dua gol (37’, 60’). Sementara Madura United juga tak kalah produktif lewat brace Lulinha pada menit ke-43 dan 53.
Hasil ini membuat Arema FC harus turun ke peringkat ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 18 poin. Di sisi lain, tambahan satu poin belum cukup mengangkat posisi Madura United yang masih tertahan di urutan ke-14 dengan 14 poin.
Arema FC tampil agresif sejak awal laga. Peluang pertama tuan rumah hadir pada menit ke-17 ketika Salim Tuharea menerima sodoran Arkhan Fikri. Namun, sepakan Salim masih mampu diamankan kiper Madura United, Diky Indrayana.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-37. Iksan Lestaluhu sukses membawa Arema unggul 1-0 setelah memaksimalkan umpan tarik Valdeci Moreira dan menaklukan Diky dari jarak dekat.
Keunggulan Arema tak bertahan lama. Madura United merespons enam menit kemudian lewat skema bola mati. Tendangan pojok Ahmad Nufiandani disambut Lulinha, yang sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-43. Skor tersebut bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Madura United melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Novan Setya menggantikan Ferian Rizki. Tekanan tim tamu berbuah hasil cepat. Lulinha kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-53 setelah menerima umpan Nufiandani, sekaligus membalikkan kedudukan menjadi 2-1.
Madura United nyaris memperlebar jarak dua menit berselang. Nufiandani kembali mengancam lewat sepakan kaki kiri usai menerima umpan Balotelli, namun bola melambung tipis di atas mistar gawang Lucas Frigeri.
Dalam kondisi tertinggal, Arema FC meningkatkan intensitas serangan. Usaha tersebut membuahkan hasil pada menit ke-60. Iksan Lestaluhu mencetak gol keduanya lewat tendangan jarak jauh yang gagal diantisipasi Diky Indrayana. Skor kembali imbang 2-2.
Laga semakin terbuka dengan kedua tim silih berganti melancarkan serangan. Madura United memasukkan Taufany dan Aji Kusuma pada menit ke-67 untuk menambah daya gedor. Arema juga merespons dengan memasukkan Bayu dan Feby Ramzy guna menjaga keseimbangan tim.
Meski intensitas permainan tetap tinggi, kedua tim gagal menciptakan gol tambahan. Wasit memberikan tambahan waktu empat menit di penghujung laga, namun skor 2-2 tak berubah hingga peluit panjang dibunyikan.
Arema FC (4-1-4-1):
Lucas Frigeri; Iksan Lestaluhu, Luiz Gustavo, Odivan Koerich (Dendi 78’), Rifad Marasabessy (Bayu 67’); Jayus Hariono (Balinsa 86’); Salim Tuharea, Matheus Blade, Arkhan Fikri, Valdeci Moreira (Rafli 86’); Dedik Setiawan.
Pelatih: Marquinhos Santos.
Madura United (4-3-3):
Diky Indrayana; Ferian Rizki (Novan Setya 46’), Jorge Mendonca, Pedro Monteiro, Roger Bonet; Paulo Sitanggang (Feby Ramzy 72’), Jordy Wehrmann (Riski Afrisal 84’), Kerim Palic; Ahmad Nufiandani (Taufany 67’), Lulinha, Balotelli (Aji Kusuma 67’).
Pelatih: Carlos Parreira.
(P-4)
NAHKODA Madura United, Carlos Perreira, mengapresiasi kerja keras skuatnya yang sukses mencuri poin dari Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Selasa (23/12).
ASISTEN Pelatih Arema FC Andre Caldas menegaskan performa pemain Singo Edan harus segera diperbaiki usai kegagalan meraih poin penuh di kandang melawan Madura United.
AMBISI Arema FC untuk mengamankan poin penuh di kandang sendiri kandas saat menjamu Madura United.
Andre Caldas menegaskan Arema FC akan segera melakukan evaluasi usai ditahan Madura United, terutama dalam mengantisipasi tendangan sudut lawan.
PERKUAT lini pertahanan, Persis Solo mendatangkan pemain Serbia, Dusan Mijic. Harapannya, bek tengah asal Serbia ini mampu bantu menjaga soliditas lini belakang Laskar Samber Nyawa
PELATIH Persik Kediri Marcos Reina menilai pemain Persik mampu tampil lebih baik ketimbang tuan rumah Arema FC saat laga Arema FC vs Persik di pekan ke-17 BRI Super League
PELATIH Arema FC Marcos Santos mengakui bahwa pertandingan Arema vs Persik di pekan ke-17 BRI Super League merupakan pertandingan yang sulit di Liga 1.
AREMA FC berhasil unggul atas Persik Kediri dengan skor akhir 2-1 dalam pertandingan Arema vs Persik. Pertandingan pekan ke-17 BRI Super League atau Liga 1
PERTANDINGAN Persib vs Persija menjadi penentuan tim yang menjadi juara paruh musim Super League. Maung Bandung keluar sebagai juara klasemen setelah menang atas Persija 1-0 di laga kandang,
DUEL El Classico Persib vs Persija pada, untuk sementara dipimpin Maung Bandung 1-0 atas Persija Jakarta pada lanjutan BRI Super League 2025-2026
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved