Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Maresca Akui Mulai Cemas dengan Tren Negatif the Blues

Khoerun Nadif Rahmat
10/12/2025 14:27
Maresca Akui Mulai Cemas dengan Tren Negatif the Blues
Enzo Maresca.(AFP/HENRY NICHOLLS)

CHELSEA kembali gagal menang setelah takluk 2-1 dari Atalanta, membuat Enzo Maresca mengaku mulai cemas dengan penurunan performa timnya.

Chelsea sempat membuka keunggulan melalui gol perdana Joao Pedro di ajang Liga Champions. Namun, tuan rumah bangkit di babak kedua lewat gol Gianluca Scamacca dan penentu kemenangan dari Charles De Ketelaere.

De Ketelaere tampil menonjol sepanjang laga, menambah catatan impresifnya menjadi enam gol dan tujuh assist dalam dua belas penampilan terakhir di Liga Champions. Chelsea berkali kali kesulitan meredam pergerakan penyerang asal Belgia tersebut.

Maresca mengakui kekhawatiran atas performa timnya yang kembali melempem setelah kemenangan besar atas Barcelona pada akhir November. Chelsea kini mengoleksi sepuluh poin dari enam laga fase liga dan peluang lolos otomatis ke babak enam belas besar semakin terancam.

Dua laga terakhir the Blues akan berlangsung pada Januari, menghadapi Pafos di kandang dan bertandang ke Napoli.

Maresca menegaskan timnya tidak boleh terus berada dalam situasi ini. “Saya selalu khawatir. Dua poin dalam empat pertandingan jelas bukan yang kami harapkan dan kami harus tampil lebih baik,” ujarnya dikutip dari AFP. 

Ia menambahkan bahwa tim kehilangan kendali setelah kebobolan. “Babak pertama kami unggul, bermain baik, dan mengontrol permainan. Setelah kebobolan gol pertama, kami sedikit kehilangan kendali.”

Atalanta yang berada di posisi ketiga fase liga kini mencatat kemenangan atas Club Brugge, Marseille, Eintracht Frankfurt, dan Chelsea untuk menjaga peluang lolos ke babak gugur.

Maresca melakukan lima perubahan dari laga imbang melawan Bournemouth di Liga Inggris. Cole Palmer kembali diistirahatkan setelah sempat absen dua bulan, sementara bintang muda Estevao tidak masuk dalam daftar pemain.

Atalanta langsung menekan sejak awal. Robert Sanchez sempat dipaksa melakukan penyelamatan sebelum Chelsea mencuri keunggulan melalui Joao Pedro pada menit kedua puluh lima, setelah keputusan wasit lewat VAR menyatakan tidak ada offside dalam proses gol tersebut.

Reece James nyaris menggandakan keunggulan di awal babak kedua, namun tendangannya melebar tipis. Kesempatan yang hilang itu dibayar mahal ketika De Ketelaere mengirim umpan yang diselesaikan Scamacca pada menit 55.

Chelsea kemudian berada di bawah tekanan. Alejandro Garnacho sempat memberi ancaman usai masuk sebagai pemain pengganti, tetapi pertahanan The Blues kembali goyah. 

De Ketelaere muncul tanpa penjagaan pada menit 83 dan melepaskan tembakan keras yang membentur Marc Cucurella sebelum masuk ke gawang.

Chelsea menutup laga dengan kekecewaan dan tuntutan untuk segera bangkit demi menjaga peluang lolos ke fase gugur. (I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik