Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
SEMEN Padang FC takluk di kandang sendiri 1-2 dari Arema FC pada lanjutan Super League di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Sumatra Barat, Senin (3/11). Hasil buruk tim Kabau Sirah makin panjang dengan catatan tujuh kekalahan beruntun.
Dua gol Arema pada laga itu masing-masing dicetak Valdeci pada menit ke-30 dan Dalberto di menit ke-41. Tuan rumah hanya mampu membalas lewat eksekusi penalti Cornelius Stewart pada menit ke-66.
Kekalahan itu memperpanjang catatan negatif Semen Padang FC yang masih mendekam di dasar klasemen. Dari 10 laga yang sudah dijalani, tim asuhan Dejan Antoni baru mengumpulkan empat poin dan hanya satu kali mencatatkan kemenangan.
Sementara itu, Arema FC naik ke posisi ketujuh klasemen sementara dengan 15 poin.
Di awal laga, Semen Padang sempat tampil menekan dengan sejumlah peluang namun kiper Arema, Lucas Frigeri, tampil apik.
Memasuki pertengahan babak pertama, giliran Arema yang mendominasi permainan hingga berbuah dua gol beruntun.
Pada paruh kedua, Semen Padang mencoba bangkit tetapi peluang yang didapat belum cukup untuk menambah gol.
Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 2-1 untuk Arema FC tetap bertahan. Upaya Semen Padang untuk menyamakan kedudukan hingga akhir laga tak membuahkan hasil. (I-3)
Dejan Antonic merasa banyak keputusan wasit yang merugikan timnya, terutama terkait pemberian penalti kepada tuan rumah serta kartu merah yang diberikan kepada pemainnya.
Selain menyoroti performa kolektif, Paul Munster memberikan pujian khusus atas kesiapan pemain cadangan Bhayangkara FC saat menang 4-0 atas Semen Padang di laga Super League.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-26. Moussa Sidibe membawa tuan rumah unggul melalui eksekusi penalti yang tenang dan terarah.
Preview Bhayangkara FC vs Semen Padang di pekan ke-23 Liga Super 2026. Analisis kekuatan The Guardians vs Kabau Sirah di Stadion Sumpah Pemuda.
SEMEN Padang menunjukkan mentalitas pantang menyerah saat menjamu Malut United dalam lanjutan Liga 1 2025/2026.
Kemenangan atas Malut United bukan sekadar soal gengsi, melainkan harga mati bagi Semen Padang untuk merangkak naik dari zona degradasi klasemen Super League.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved