Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSATUAN Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi mengakhiri kerja sama lebih awal dengan pelatih Tim Nasional Patrick Kluivert dan jajaran stafnya melalui mekanisme mutual termination.
Dalam rilis yang diterima Media Indonesia, Kamis (16/10), kesepakatan pengakhiran kerja sama ini ditandatangani antara PSSI dan Para Pihak di Tim Kepelatihan yang sebelumnya terikat kontrak kerja sama berdurasi dua tahun.
Penghentian kerja sama ini dilakukan atas dasar persetujuan kedua pihak, dengan mempertimbangkan dinamika internal serta arah strategis pembinaan tim nasional ke depan.
Dengan berakhirnya kerja sama tersebut, Patrick Kluivert dan seluruh anggota Tim Kepelatihan lainnya tidak lagi menangani Timnas Indonesia di level senior, U-23, maupun U-20.
Menyertai pengumuman pengakhiran kerja sama, Ketua Umum PSSI Erick Thohir merilis pernyataan di akun Instagram-nya berisi ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Patrick Kluivert dan jajarannya.
"Terima kasih atas kontribusi yang sudah diberikan Coach Patrick Kluivert dan Tim Kepelatihan selama hampir 12 bulan untuk PSSI & Timnas Indonesia," tulisnya di akun @erickthohir.
"Dengan penuh rasa hormat, PSSI dan Coach Patrick & Tim Kepelatihan sepakat untuk mengakhiri kerja sama ini. Terima kasih sudah menjadi bagian dari perjalanan Timnas Indonesia dan berjuang bersama untuk Merah Putih," lanjut Erick.
PSSI juga menyampaikan terima kasih untuk seluruh suporter, pemain beserta keluarga, dan ofisial yang sudah berjuang dan memberikan dukungan, membawa Timnas Indonesia melaju hingga Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026, sebuah sejarah dalam dunia sepak bola Indonesia.
"Kita akan melakukan evaluasi dan menentukan target bagi Timnas Indonesia berikutnya untuk bisa masuk ranking 100 besar FIFA, Piala Asia 2027, dan Piala Dunia 2030," tutup Erick. (I-1)
Bagi Hector Souto, pencapaian timnas Indonesia sebagai runner-up Piala Asia Futsal 2026 belum cukup untuk menenangkan hatinya.
Selain Indonesia dan Saint Kitts and Nevis, dua negara lain yang turut ambil bagian dalam FIFA Series di Indonesia ialah Bulgaria dan Kepulauan Solomon.
Menurut Kensuke Takahashi, Indonesia, yang kini ditangani Hector Souto, berada dalam kondisi yang sangat siap untuk menghadapi raksasa futsal Asia, Iran, di laga final Piala Asia Futsal.
Keberhasilan melaju ke empat besar merupakan pencapaian tertinggi Indonesia sepanjang keikutsertaannya dalam 11 edisi Piala Asia Futsal sejak debut pada 2002.
Kekuatan Indonesia terlihat pada skema pressing tinggi dan set-piece, yang menjadi kunci gol-gol penting di laga sebelumnya.
Hanya Indonesia wakil Asia Tenggara di semifinal Piala Asia Futsal 2026. Vietnam yang pernah menembus semifinal edisi 2016 gugur di tangan Indonesia.
FFI memastikan Hector Souto tetap menjadi pelatih timnas futsal Indonesia hingga 2028 usai sukses membawa Garuda runner-up Piala Asia.
Terlebih tim Merah Putih sangat membutuhkan poin setelah sebelumnya absen dari FIFA match day pada November 2025.
WAKIL Ketua Umum PSSI Zainudin Amali menyatakan proses pemilihan pelatih baru timnas Indonesia sudah rampung. PSSI tinggal mengumumkannya secara resmi. John Herdman disebut calon terkuat
Kemandirian pelatih timnas Indonesia dalam mengambil keputusan adalah harga mati yang tidak bisa ditawar.
Timnas Indonesia saat ini tidak lagi membutuhkan pelatih yang sekadar membangun fondasi atau meminta waktu untuk berproses.
Timur Kapadze mengakui kekuatan timnas Indonesia semakin kuat setelah tahun ini berhasil menembus babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved