Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
STRIKER timnas U-23 Indonesia Jens Raven mengaku senang dengan gelar top skor ASEAN Championship U-23 2025 yang diraihnya. Meski begitu, ia tidak terlalu senang dengan trofi itu karena dia lebih menginginkan trofi juara.
Raven mencetak tujuh gol saat menjadi top skor, namun produktivitas golnya tidak berlanjut di laga final ASEAN Championship U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa, ketika timnas Indonesia dikalahkan timnas Vietnam dengan skor 0-1.
"Tentu saja saya senang menjadi top skor, tapi sejujurnya saya di sini ingin trofi, bukan trofi top skor. Jadi sejujurnya saya kecewa. Saya hanya ingin menang hari ini dan sayangnya kami tidak bisa mewujudkannya," kata Raven, Selasa (29/7).
Di laga final ASEAN Championship U-23, timnas Indonesia hanya menciptakan peluang sebanyak tujuh kali. Jumlah ini menjadi yang terendah dari semua laga Indonesia di ASEAN Championship U-23 setelah pada empat laga sebelumnya mencatatkan rata-rata 17,25 tembakan per laga.
Saat ditanya apa yang salah dari permainan Indonesia malam ini, Raven mengatakan itu karena Vietnam bermain dengan pertahanan yang rapat.
"Vietnam bermain sangat kompak di pertahanan. Jadi sangat sulit bagi saya untuk mendapatkan banyak peluang di depan gawang atau mendapatkan bola. Jadi itu sangat sulit bagi saya. Jadi begitulah adanya," kata pemain berusia 19 tahun itu.
Kekalahan ini membuat mimpi Raven pupus untuk meraih gelar juara keduanya bersama tim Garuda Muda setelah Kejuaraan Remaja U-19 pada tahun lalu di Surabaya.
Kini, pemain Bali United itu mengalihkan fokusnya untuk membawa Garuda Muda lolos Piala Asia U-23 2026 di Arab Saudi pada Januari tahun depan.
Untuk menuju itu, Indonesia akan memainkan babak kualifikasi di Sidoarjo. Mereka berada di Grup J bersama Korea Selatan, Laos, dan Makau. Adapun, dari kualifikasi, 11 juara grup dan empat peringkat kedua terbaik akan bermain di putaran final bersama tuan rumah Arab Saudi.
"Seratus persen, tidak diragukan lagi," kata Raven yang tetap percaya kepada timnya akan lolos ke Piala Asia U-23 2026 setelah kekalahan
di final ASEAN Championship U-23 2025. (Ant/Z-1)
Bagi Hector Souto, pencapaian timnas Indonesia sebagai runner-up Piala Asia Futsal 2026 belum cukup untuk menenangkan hatinya.
Selain Indonesia dan Saint Kitts and Nevis, dua negara lain yang turut ambil bagian dalam FIFA Series di Indonesia ialah Bulgaria dan Kepulauan Solomon.
Menurut Kensuke Takahashi, Indonesia, yang kini ditangani Hector Souto, berada dalam kondisi yang sangat siap untuk menghadapi raksasa futsal Asia, Iran, di laga final Piala Asia Futsal.
Keberhasilan melaju ke empat besar merupakan pencapaian tertinggi Indonesia sepanjang keikutsertaannya dalam 11 edisi Piala Asia Futsal sejak debut pada 2002.
Kekuatan Indonesia terlihat pada skema pressing tinggi dan set-piece, yang menjadi kunci gol-gol penting di laga sebelumnya.
Hanya Indonesia wakil Asia Tenggara di semifinal Piala Asia Futsal 2026. Vietnam yang pernah menembus semifinal edisi 2016 gugur di tangan Indonesia.
John Herdman akan menjadi pelatih kepala timnas Indonesia dengan tanggung jawab ganda. Tak hanya membesut tim senior, pelatih berkebangsaan Inggris itu juga akan menangani tim U-23.
Timnas U-23 Indonesia kalah 0-3 dari Mali dalam laga uji coba. Pelatih Indra Sjafri menilai performa tim tidak sepenuhnya buruk dan menjelaskan faktor penyebab kekalahan.
PELATIH Timnas U 23, Indra Sjafri, memastikan pemusatan latihan (TC) tahap kedua akan menjadi momentum penting untuk menentukan 23 pemain yang dibawa ke SEA Games 2025.
Sebelumnya, tim asuhan Indra Sjafri telah menjalani dua laga uji coba melawan India U-23.
Dua penyerang utama Timnas U-23 Indonesia, Jens Raven dan Hokky Caraka, tidak dapat mencetak gol, dan meneruskan paceklik gol mereka dari Kualifikasi Piala Asia U-23 2026, September lalu.
Hasil imbang kontra timnas India ini menjadi bahan evaluasi penting bagi pelatih Indra Sjafri untuk membenahi performa timnas U-23 Indonesia sebelum tampil di SEA Games 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved