Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPTEN Juventus Federico Gatti mengatakan, timnya harus bekerja lebih keras setelah gagal memenuhi target tiga kemenangan dari tiga laga awal Serie A Italia musim 2024-2025.
"Sangat disayangkan karena kami ingin memasuki jeda internasional dengan tiga kemenangan. Kami harus bekerja lebih keras lagi dua pekan ke depan," ujar Gatti seperti dilansir dari Antara, Senin (2/9).
Juventus sempat meraih dua kemenangan beruntun di Serie A ketika mereka menundukkan Como 1907 dan Hellas Verona sejak Serie A 2024-2025 dimulai.
Baca juga : Inter Menang dalam Pertarungan Gelar Serie A melawan Juventus, Unggul Empat Poin
Akan tetapi, pada laga ketiga, Senin dini hari, mereka tidak mampu mengalahkan tim tamu AS Roma dan harus rela laga tersebut berakhir dengan skor imbang 0-0.
Gatti pun menyesali hasil seri tersebut dan dia mengatakan rekan-rekannya pun tidak senang dengan itu.
"Kami kekurangan beberapa kualitas dari pemain bertahan ketika harus bermain dari bawah," kata dia.
Baca juga : Gatti Antarkan Juventus ke Puncak Klasemen Serie A
Apa yang disampaikan Gatti sejalan dengan pendapat pelatih Juventus Thiago Motta. Menurut Motta, Juventus memang tidak bermain baik kontra Roma terutama pada babak pertama.
Pada paruh kedua, dia menilai penampilan skuadnya lebih baik tetapi AS Roma bermain rapat dan tidak memberikan celah kepada Juventus.
"Kami sedikit kewalahan di babak pertama. Namun di babak kedua, kami lebih menguasai pertandingan. Meski begitu, Roma bermain bertahan yang membuat wilayah operasi kami jadi lebih sempit. Saya pikir seri adalah hasil yang adil," tutur Motta.
Baca juga : Gol Tunggal Gatti Bawa Juventus Tundukkan Napoli 1-0
Ke depan, juru taktik asal Italia itu meminta timnya untuk bekerja keras dan terus mengasah kemampuan terutama ketika menghadapi lawan yang bermain solid di lini belakang.
Akan tetapi, secara umum, Motta puas dengan komitmen dan sikap tim sejak Serie A musim 2024-2025.
"Saat menemukan ruang, kami harus bermain dengan kualitas untuk menemukan pemain di area penalti yang berada di posisi terbaik untuk mencetak gol. Kami memiliki banyak pemain kuat yang dapat memainkan peran berbeda tergantung pada pertandingan dan lawan," ujar Motta.
Baca juga : Menang Dramatis di Kandang Monza, Juventus Naik ke Puncak Klasemen Serie A
Satu poin dari laga kontra AS Roma membuat Juventus berada di posisi kedua klasemen sementara Serie A dengan koleksi tujuh poin dari tiga pertandingan.
Adapun AS Roma menghuni peringkat ke-17 dengan dua poin dari tiga laga.
Setelah pekan ketiga, Serie A jeda sejenak untuk memberikan waktu kepada jeda internasional.
Oleh karena itu, pertandingan Juventus berikutnya adalah menghadapi tuan rumah Empoli baru akan digelar pada Minggu (15/9). Pada hari yang sama, AS Roma akan menjajal kemampuan Genoa. (Z-6)
Preview Juventus vs Benfica di Liga Champions 2026. Misi Luciano Spalletti patahkan rekor buruk kontra skuad Jose Mourinho di Turin.
Bianconeri kini tertahan di peringkat kelima klasemen liga domestik dengan selisih 10 poin dari puncak. Kekalahan tersebut juga menjadi yang kedua bagi Spalletti sejak menangani Juventus.
Prediksi Cagliari vs Juventus di Serie A pekan ke-21. Simak head to head, susunan pemain, dan analisis peluang menang Juventus di Sardinia.
Juventus resmi dekati Crystal Palace untuk Jean-Philippe Mateta. Simak detail harga, statistik, dan alasan Luciano Spalletti inginkan striker Prancis ini.
Juventus dilaporkan tengah mendekati bek Bournemouth, Marcos Senesi, untuk didatangkan secara gratis pada bursa transfer musim panas mendatang.
Juventus menang telak 5-0 atas Cremonese di pekan ke-20 Serie A 2025/2026. Jonathan David dan Kenan Yildiz bersinar, Emil Audero kebobolan 5 gol.
AS Roma terus mengejar Joshua Zirkzee dari Manchester United di bursa transfer Januari 2026 meski sempat ditolak. Simak detail rumor terbarunya.
Bianconeri kini tertahan di peringkat kelima klasemen liga domestik dengan selisih 10 poin dari puncak. Kekalahan tersebut juga menjadi yang kedua bagi Spalletti sejak menangani Juventus.
Como 1907 sukses mempermalukan Lazio 0-3 di Olimpico. Nico Paz cetak brace, Cesc Fabregas kembali pecundangi Maurizio Sarri di Serie A.
Emil Audero tampil gemilang dengan 4 penyelamatan krusial dalam laga Cremonese vs Verona yang berakhir imbang 0-0 di Serie A 2025/2026.
Simak preview Lazio vs Como di Serie A. Analisis taktik Sarri vs Fabregas, kabar pemain, dan statistik kunci. Akankah Lazio bangkit di Olimpico?
Preview lengkap Serie A antara Cremonese vs Hellas Verona. Analisis taktik, head to head, statistik kunci, dan prediksi susunan pemain.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved