Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA harus mengakui keunggulan Irak pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama GBK, Jakarta, Kamis (6/6). Indonesia mendominasi permainan di babak pertama namun di paruh kedua terpaksa harus bermain dengan 10 orang.
Skuad asuhan Shin Tae Yong dominan dalam serangan meski belum membuahkan hasil. Skuad Garuda menguasai 61% bola sepanjang babak pertama.
Irak sempat mencetak gol di awal laga namun dianulir wasit karena terjadi pelanggaran. Indonesia memiliki sejumlah peluang emas. Di antaranya dari Rafael Struick dan Sandy Walsh namun masih belum bisa membobol Irak.
Baca juga : Saddil Harap Masyarak Tetap Dukung Timnas Meski Raih Dua Hasil Buruk
Di babak kedua, Irak mendapat keuntungan berkat hadiah penalti. Umpan pemain Irak mengenai tangan Justin Hubner di kotak penalti. Aymen Hussein yang menjadi eksekutor sukses membuka skor untuk tim tamu pada menit ke-54.
Petaka datang ketika Jordi Amat mendapat kartu merah akibat pelanggaran keras tak lama setelah gol tersebut. Sejak menit ke-59, Indonesia bermain 10 orang.
Shin Tae-yong kemudian melakukan pergantian untuk menyegarkan tim dengan memasukkan Pratama Arhan, Ivar Jenner, Asnawi Mangkualam menggantikan Thom Haye, Shayne Pattynama, dan Sandy Walsh. Yakob Sayuri kemudian juga masuk. Meski bermain 10 orang, Indonesia masih bisa membangun permainan.
Baca juga : Shin Tae Yong Optimistis Indonesia akan Lolos ke Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026
Irak mendapat penalti kedua pada menit ke-73 setelah kiper Ernando Ari melanggar pemain Irak dalam situasi satu lawan satu. Aymen Hussein yang kembali menjadi eksekutor kali ini gagal mencetak gol karena sepakannya melambung jauh.
Indonesia menciptakan peluang emas di melalui aksi solo Ragnar Oratmangoen pada menit ke-79 namun berhasil dihalau pemain Irak.
Irak justru menggandakan keunggulan jelang akhir laga berkat gol Ali Jassim di menit ke-88. Gol bermula dari blunder Ernando Ari ketika menguasai bola di dalam kotak penalti. (Z-8)
Timnas Irak akan tampil di babak playoff Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Uni Emirat Arab (UEA) dengan skor 2-1 (agregat 3-2).
Eksekusi penalti Amir Al-Ammari di masa injury time babak kedua memastikan timnas Irak melaju ke babak playoff antarkonferderasi Piala Dunia 2026.
Pada pertandingan ini, Irak sempat unggul terlebih dahulu melalui Ali Al-Hamadi, namun UEA dapat menyamakan kedudukan berkat aksi Luanzinho.
Pengamat sepak bola menilai perubahan format Round 4 AFC menguntungkan Arab Saudi dan Qatar. Irak dan Indonesia dirugikan oleh jadwal dan sistem yang tak adil
Timnas Arab Saudi mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026 usai bermain imbang tanpa gol dengan timnas Irak di laga pamungkas Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
PELATIH tim nasional Irak, Graham Arnold, meminta para pendukung tidak larut dalam euforia usai kemenangan atas Indonesia pada laga Indonesia vs Irak lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa FIFA Series 2026 merupakan panggung krusial bagi perkembangan skuat Garuda, terutama di bawah arahan pelatih kepala baru, John Herdman.
Misi John Herdman memutus kutukan juara sekaligus menghapus memori kelam kegagalan Shin Tae-yong di Piala ASEAN 2024.
Piala ASEAN 2026 akan berlangsung di luar agenda FIFA match day, sehingga klub-klub Eropa kemungkinan besar tidak akan melepas para pemain timnas Indonesia.
Indonesia bukan lagi tim yang takut mendominasi penguasaan bola. Dengan "The Herdman Way", Garuda kini memiliki alat tempur yang modern: kecepatan, tekanan tinggi.
nam kali melangkah ke partai puncak, enam kali pula Garuda harus puas hanya menyentuh medali perak.
Berada satu grup dengan Vietnam selalu menghadirkan tensi tinggi. Sebagai juara bertahan edisi 2024, Vietnam tetap menjadi batu sandungan utama. Namun, bagi Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved