Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
JUVENTUS dan Massimiliano Allegri secara resmi telah mencapai kesepakatan bersama terkait pemutusan kontrak. Sang pelatih diberhentikan pada 17 Mei, hanya sehari setelah kemenangan 1-0 Juventus atas Atalanta di final Coppa Italia.
Meskipun Si Nyonya Tua meraih kemenangan, para pengambil keputusan klub merasa bahwa Allegri tidak bertindak sesuai dengan nilai-nilai inti klub.
Pelatih berusia 56 tahun ini kehilangan ketenangannya di atas lapangan, dengan marah melepas jaketnya dan melemparkannya.
Baca juga : Allegri Kecewa Juventus Hanya Petik Satu Poin, Cek Klasemen Liga Italia Terbaru
Ada juga klaim bahwa ia membuat ancaman serius kepada Guido Vaciago, editor surat kabar yang berbasis di Turin, Tuttosport, di terowongan Stadio Olimpico setelah pertandingan berakhir.
Juventus merasa bahwa mereka memiliki alasan yang tepat untuk pemecatan tersebut, sementara sang pelatih dilaporkan telah siap untuk membawa mantan majikannya ke pengadilan atas dasar pemecatannya.
Namun, kedua belah pihak kini telah mencapai kesepakatan bersama atas pemutusan kontrak tersebut, seperti yang dikonfirmasi dalam sebuah pernyataan di situs web resmi klub.
Baca juga : Gatti Antarkan Juventus ke Puncak Klasemen Serie A
"Juventus Football Club dan Massimiliano Allegri mengumumkan bahwa mereka telah saling menyetujui pemutusan kontrak kerja sama di akhir musim ini," mengutip pernyataan resmi Juventus, (4/6).
"Klub ingin mendoakan yang terbaik untuk Massimiliano Allegri dalam masa depan profesionalnya, sekaligus berterima kasih atas hasil olahraga yang diraihnya selama bertahun-tahun memimpin tim," demikian bunyi pernyataan Juve.
(Z-9)
Massimiliano Allegri menilai anak asuhnya menunjukkan daya tahan dan mental tinggi saat menundukkan Como 3-1 pada lanjutan Serie A di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Jumat (16/1).
Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri mengingatkan bahwa konsistensi masih menjadi tantangan utama bagi Rossoneri.
AC Milan gagal memanfaatkan peluang untuk mendekati puncak klasemen Serie A setelah ditahan Atalanta di Stadion Gewiss, Bergamo, Rabu (29/10) dini hari WIB.
AC Milan menyelesaikan pekan ketujuh Serie A 2025/2026 di puncak klasemen dengan 16 poin setelah mengalahkan Fiorentina dengan skor 2-1 di Stadion San Siro, Senin (20/10) WIB.
Allegri menuntut kontribusi lebih dari lini tengah dan lini belakang timnya dalam mencetak gol.
“Saya merasa sangat baik, semuanya sempurna. Hubungan dengan rekan-rekan lancar, saya juga merasa santai. Saya masih mencari rumah, tapi selain itu semuanya oke,”
Cuaca ekstrem di Italia memicu rentetan longsor salju fatal. Tiga orang, termasuk warga negara Prancis dan Jerman, dilaporkan tewas di Piedmont dan Dolomites.
Departemen Perdagangan AS memutuskan untuk memangkas rencana kenaikan tarif impor pasta asal Italia dari 92% menjadi kisaran 24-29%.
Jejak-jejak dinosaurus tersebut membentang hingga ratusan meter di sebuah dinding gunung di Lembah Fraele.
PRESIDEN Palestina Mahmoud Abbas mendesak Italia mengakui Negara Palestina. Langkah tersebut akan membantu melindungi solusi dua negara dan memperkuat fondasi perdamaian.
Parlemen Italia menyetujui undang-undang femisida yang menetapkan pembunuhan terhadap perempuan bermotif gender sebagai kejahatan khusus.
Flavio Cobolli menjadi penentu gelar setelah bangkit dari ketertinggalan untuk menundukkan Jaume Munar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved