Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEP Guardiola mengatakan Manchester City memiliki takdir untuk meraih gelar juara Liga Primer Inggris di tangan mereka setelah kemenangan telak 4-0 atas Fulham membawa mereka ke puncak klasemen.
Bertanding di kandang Fulham, Craven Cottage Stadium pada Sabtu (11/5), Josko Gvardiol mencetak gol pembuka dimenit 31. Phil Foden menggandakan keunggulan 2-0 pada menit 59.
Gvardiol kembali mencetak gol pada menit 71 dan membawa keunggulan 3-0. Pertandingan ditutup dengan gol Julian Alvarez melalui titik putih pada tambahan waktu babak kedua. Pertandingan ditutup dengan skor 4-0 bagi kemenangan City.
Baca juga : Laga Kontra City akan Bagus untuk Pemain Fulham
Anak asuh Guardiola unggul dua poin atas tim peringkat dua, Arsenal, yang akan bertandang ke Manchester United.
Jika Arsenal gagal mengalahkan United, maka City dapat meraih gelar juara Liga Inggris keempat secara beruntun yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Bahkan jika Arsenal mengalahkan pasukan Erik ten Hag, City masih akan meraih gelar keenam dalam tujuh musim jika mereka mengalahkan Tottenham pekan depan dan mengalahkan West Ham di Eithad Stadium pada 19 Mei.
Baca juga : Guardiola Sebut Kemenangan Atas Fulham Sebagai Momen Terbaiknya
"Sejak mereka (Arsenal) kalah melawan Aston Villa, takdir ada di tangan kami. Pada pertandingan terakhir musim ini melawan West Ham, takdir ada di tangan kami dan itulah yang kami inginkan. Ini akan sulit tetapi kami siap menghadapi tantangan tersebut," kata Guardiola.
City mengatasi defisit delapan poin dalam perburuan gelar musim lalu untuk mengejar Arsenal dan meraih trofi.
Mereka juga menjadi yang teratas dalam perebutan gelar yang menegangkan dengan Liverpool selama masa pemerintahan dinasti Guardiola.
Baca juga : Kokoh di Puncak Klasemen, Pep Guardiola Puji Penampilan Skuadnya
Pelatih asal Spanyol ini memuji kemampuan para pemainnya untuk berkembang di bawah tekanan. Apalagi, City yang kini tak terkalahkan dalam 21 pertandingan liga.
"Para pemain saya suka bermain dengan tekanan, mereka sudah terbiasa. Para pemain menikmati perasaan ini," kata Guardiola.
"Musim ini sama saja, jangan pikirkan hal lain selain pertandingan berikutnya. Fokuslah untuk memenangkan pertandingan berikutnya dan kemudian kita lihat apa yang akan terjadi. Kami pergi ke London dan mencoba untuk menang," imbuhnya. (France24/Z-3)
Manchester City kian terpuruk dalam perburuan gelar juara Liga Primer Inggris setelah dipaksa menyerah 0-2 oleh Manchester United di Old Trafford, Sabtu (18/1).
Keputusan VAR tersebut sempat memicu protes keras dari Michael Carrick di pinggir lapangan.
Kunci kemenangan United terletak pada kecepatan transisi dari bertahan ke menyerang. Gol Bryan Mbeumo pada menit ke-65 adalah hasil dari skema serangan balik klasik.
Babak pertama berjalan dengan tensi tinggi dan penuh kontroversi. Manchester United sebenarnya sempat merayakan gol melalui aksi Amad Diallo pada menit ke-34 dan Bruno Fernandes,
Preview Derby Manchester 2026: MU vs City. Simak rekor pertemuan dari era 'Tetangga Berisik' Ferguson hingga dominasi taktik Pep Guardiola.
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, melontarkan kritik pedas terhadap kinerja VAR meski timnya sukses membungkam Newcastle United 2-0 pada Rabu (14/1).
Manchester City patut waspada menghadapi pekan ketujuh Liga Primer Inggris menjamu Fulham.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved