Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PIALA Afrika 2024 kembali menciptakan kejutan. Namibia menghasilkan kejutan terbesar usai membekap mantan juara Tunisia 1-0 pada laga pertama Grup E di Stadion Amadou Gon Coulibaly, Pantai Gading, Rabu (17/1).
Laga tersebut menjadi kemenangan pertama yang bersejarah bagi skuad berjuluk Brave Warriors itu yang pada kualifikasi juga sempat menang atas tim papan atas Kamerun.
Deon Hotto menjadi pahlawan Namibia mencetak satu-satunya gol di laga tersebut pada menit ke-88.
Baca juga : Osimhen Tegaskan Tekad Raih Gelar Piala Afrika Bersama Timnas Nigeria
Enam dari 10 pertandingan pembuka Piala Afrika menghasilkan kejutan. Sebelum Namibia menang atas Tunisia, lima mantan pemegang gelar lainnya juga gagal pertandingan pembuka.
Hasil yang tidak terduga dimulai ketika Guinea Ekuatorial menahan Nigeria. Kemudian, Mesir membutuhkan penalti di waktu tambahan dari Mohamed Salah untuk meraih hasil imbang melawan Mozambik.
Baca juga : Mali Kalahkan Afrika Selatan di Piala Afrika
Tanjung Verde juga membuar kejutan mencetak gol di waktu tambahan untuk mengalahkan Ghana yang nerupakan negara tersukses ketiga di Piala Afrika dengan empat gelar.
Guinea yang bermain dengan 10 pemain sebelumnya juga berhasil menahan juara lima kali Kamerun. Angola juga menahan imbang juara dua kali Aljazair 1-1. Hanya Maroko dan juara bertahan Senegal yang mampu meraup poin penuh pada laga pembuka.
Namibia harus mengatasi sejumlah kendala di luar lapangan sebelum lolos ke putaran final Piala Afrika 2024. Stadion mereka di bawah standar sehingga harus memainkan pertandingan kandang kualifikasi melawan Burundi dan Kamerun di Johannesburg, Afrika Selatan.
Sang lelatih Collin Benjamin juga harus berhadapan dengan beberapa pemain veteran karena perselisihan antara asosiasi nasional dan pejabat liga yang menghentikan kompetisi di Namibia selama beberapa musim.
Namun, tim yang dikapteni oleh penyerang Peter Shalulile, yang bermain untuk klub Afrika Selatan Mamelodi Sundowns, berhasil mengatasi rintangan tersebut, dengan kemenangan2-1 atas Kamerun menjadi puncaknya.
Namibia selanjutnya akan menghadapi Afrika Selatan pada laga kedua Grup E disusul melawan Mali.
Mereka kini hanya perlu mengamankan satu poin dari dua pertandingan tersebut untuk mengamankan tempat di babak 16 besar baik sebagai dua tim teratas atau sebagai salah satu dari empat tim peringkat ketiga terbaik. (AFP/Z-4)
Kemenangan itu merupakan yang pertama bagi Namibia di ajang Piala Afrika setelah sebelumnya hanya meraih dua hasil imbang dan tujuh kali kalah sejak melakukan debut pada 1998.
Tunisia tampil dominan di laga pembuka Grup C AFCON 2025 dengan mengalahkan Uganda 3-1. Elias Achouri jadi bintang kemenangan lewat sumbangan dua gol.
ARMADA Sumud Maghreb pada Rabu (17/9) malam mengumumkan bahwa kapal ke-13 dari total 23 kapal telah meninggalkan Tunisia menuju Jalur Gaza.
AKTIVIS Muhammad Husein memberikan perkembangan terbaru misi Global Sumud Flotilla yang tengah berlayar menuju Jalur Gaza.
Keberangkatan Armada Sumud itu menuju Gaza dari Tunisia masih mengalami penundaan. Cuaca buruk dan kendala logistik sebagai alasan utama.
Otorits Tunisia membantah laporan serangan drone terhadap rombongan armanda kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang berlayar ke Gaza.
SEBANYAK 12 aktivis di kapal Madleen gagal menembus blokade Israel. Namun gerakan itu membakar ribuan aktivis lain sedunia untuk meluncurkan Konvoi Global ke Gaza.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved