Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
HAMARI Traore dan Lassine Sinayoko mencetak gol dalam tempo 6 menit di babak kedua untuk membawa Mali menang 2-0 atas Afrika Selatan di laga Grup E Piala Afrika, Selasa (16/1).
Pemain Afrika Selatan Percy Tau gagal mengeksekusi penalti di babak pertama dan hal itu ternyata harus dibayar mahal.
Kemenangan atas Afrika Selatan itu mengantarkan Mali memuncaki klasemen Grup E Piala Afrika dengan keunggulan selisih gol atas Namibia yang menang 1-0 atas Tunisia.
Baca juga: Gol Larut Hotto Pastikan Namibia Kejutkan Tunisia
Mali merupakan musuh bebuyutan Afrika Selatan karena telah dua kali menyingkirkan tim Bafana-Bafana di babak perempat final Piala Afrika sebelumnya.
Mali nyaris menjadi juara Piala Afrika kala melakukan debut pada 1972. Mereka mencapai babak final sebelum kalah 3-2 dari Kongo.
Afrika Selatan merupakan juara Piala Afrika 1996 namun sejak saat itu tidak pernah lagi menjadi juara di sembilan kesempatan.
Baca juga: Penalti Larut Pastikan Burkina Faso Kalahkan Mauritania di Piala Afrika
Afrika Selatan membuang peluang untuk unggul pada menit 19, ketika Tau, yang bermain untuk klub Mesir Al Ahly, melepaskan tendangan penalti yang melenceng ke atas mistar gawnag Mali.
Wasit memberikan hadiah penalti untuk Afrika Selatan karena Sikou Niakatae melanggara Evidenc Makgopa di kotak terlarang.
Skor imbang 0-0 bertahan hingga jeda.
Mali kemudian unggul di menit 60 oleh gol Traore memanfaatkan tendangan bebas.
Enam menit kemudian, Mali menggandakan keunggulannya, ketika Sinayoko melewati Siyanda Xulu dan menjebol gawnag Afrika Selatan.
Skor 2-0 untuk kemenangan Mali atas Afrika Selatan bertahan hingga laga usai. (AFP/Z-1)
Timnas Senegal memastikan diri melaju ke babak semifinal Piala Afrika (AFCON) 2025 setelah menaklukkan Mali dengan skor tipis Stadion Ibn Batouta, Tangier, Jumat (9/1) malam WIB.
Mali menyingkirkan Tunisia lewat drama adu penalti 4-3 setelah bermain imbang 1-1. Kiper Djigui Diarra tampil sebagai pahlawan dengan menepis penalti penentu.
PELATIH Mali U-23 Fousseni Diawara menilai dua laga uji coba kontra Timnas Indonesia U-23 menjadi bagian penting dari persiapan timnya menjelang agenda kompetitif tahun depan.
Muhammad Ferrari mengatakan pertandingan uji coba antara timnas U-22 Indonesia menghadapi timnas Mali adalah persiapan yang bagus sebelum Indonesia berlaga pada SEA Games 2025.
Laga antara timnas U-22 Indonesia dengan timnas Mali akan digelar di Stadion Pakansari, Bogor pada Sabtu (15/11) dan Selasa (18/11).
Pada laga terakhir yang disaksikan 21 ribuan penonton, Senin (18/8) malam, Mali sukses mengalahkan Timnas U-17 Indonesia dengan skor tipis 2-1.
Di babak perempat final Piala Afrika, timnas Kamerun dijadwalkan akan bertemu dengan tim tangguh, timnas Maroko, dalam laga yang diprediksi akan menjadi duel final kepagian.
Pelatih Timnas Afrika Selatan Hugo Broos mengaku merasakan perasaan yang luar biasa setelah berhasil membawa tim asuhannya melaju ke putaran final Piala Dunia 2026.
Timnas Afrika Selatan melaju ke Piala Dunia 2026 sebagai juara Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Afrika usai mengalahkan timnas Rwanda 3-0, Selasa (14/10) malam WIB.
Federasi Sepak Bola Afrika Selatan (SAFA) menurunkan gelandang Teboho Mokoena yang seharusnya tidak berhak bermain.
Williams sukses menahan eksekusi penalti Chancel Mbemba dan Meschack Elia untuk membawa Bafana Bafana meraih medali perunggu di Piala Afrika.
Nigeria tampil di semifinal Piala Afrika dengan rekor sempurna melawan Afrika Selatan dengan memenangkan tiga pertemuan sebelumnya antara kedua tim di Piala Afrika.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved