Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KETEGANGAN memuncak di Stadion Fez, Maroko, Minggu (4/1) dini hari WIB. Salah satu laga big match babak 16 besar Piala Afrika 2025 antara timnas Mali dan timnas Tunisia harus ditentukan lewat drama adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit.
Dewi fortuna akhirnya memihak kepada Les Aigles (Si Elang) Mali. Mereka sukses memenangkan babak tos-tosan dengan skor 4-3 berkat aksi heroik kiper mereka, Djigui Diarra, yang berhasil membaca arah bola penendang terakhir Tunisia. Kemenangan ini mengantarkan Mali melaju ke babak perempat final, sementara Tunisia harus angkat koper lebih awal.
Sejak awal laga, pertandingan berjalan sangat alot. Mali mengandalkan kekuatan fisik lini tengah mereka yang dipimpin Yves Bissouma, sementara Tunisia bermain lebih disiplin dengan serangan balik terstruktur.
Mali memecah kebuntuan lebih dulu di menit ke-38. Gelandang muda berbakat, Kamory Doumbia, melepaskan tembakan roket dari luar kotak penalti yang gagal dihalau kiper Tunisia, Bechir Ben Said. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Tunisia yang dijuluki Elang Kartago meningkatkan intensitas serangan. Upaya mereka berbuah manis di menit ke-72. Umpan silang Ali Abdi berhasil disundul dengan sempurna oleh penyerang sayap, Elias Achouri, untuk menyamakan kedudukan 1-1.
Skor imbang memaksa laga berlanjut ke babak extra time. Namun, kelelahan fisik membuat kedua tim bermain lebih hati-hati, sehingga tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga 120 menit usai.
Di babak adu penalti, atmosfer stadion menjadi mencekam. Berikut adalah jalannya eksekusi:
Penyelamatan gemilang Djigui Diarra terhadap tendangan Hannibal Mejbri menjadi penutup laga yang emosional ini. Para pemain Mali langsung berlarian memeluk sang kiper, merayakan tiket ke 8 besar.
Secara statistik, laga berjalan sangat seimbang, mencerminkan mengapa pertandingan harus diselesaikan lewat adu penalti.
| Statistik (120 Menit) | Mali | Tunisia |
|---|---|---|
| Skor Akhir | 1 (4) | 1 (3) |
| Penguasaan Bola | 51% | 49% |
| Total Tembakan | 14 | 12 |
| Tembakan ke Gawang | 5 | 4 |
| Pelanggaran | 22 | 19 |
Pelatih Mali, Éric Chelle, menyebut kemenangan ini sebagai buah dari latihan mental.
"Penalti bukan hanya soal keberuntungan, tapi ketenangan. Kami berlatih penalti setiap hari dalam seminggu terakhir. Djigui (Diarra) luar biasa, dia memberikan ketenangan bagi seluruh tim," ujar Chelle.
Sementara itu, pelatih Tunisia harus menerima kenyataan pahit. "Sepak bola itu kejam. Kami bangkit dari ketertinggalan, tapi gagal di momen terakhir. Ini pelajaran berharga," ungkapnya. (Z-1)
Timnas Senegal memastikan diri melaju ke babak semifinal Piala Afrika (AFCON) 2025 setelah menaklukkan Mali dengan skor tipis Stadion Ibn Batouta, Tangier, Jumat (9/1) malam WIB.
PELATIH Mali U-23 Fousseni Diawara menilai dua laga uji coba kontra Timnas Indonesia U-23 menjadi bagian penting dari persiapan timnya menjelang agenda kompetitif tahun depan.
Muhammad Ferrari mengatakan pertandingan uji coba antara timnas U-22 Indonesia menghadapi timnas Mali adalah persiapan yang bagus sebelum Indonesia berlaga pada SEA Games 2025.
Laga antara timnas U-22 Indonesia dengan timnas Mali akan digelar di Stadion Pakansari, Bogor pada Sabtu (15/11) dan Selasa (18/11).
Pada laga terakhir yang disaksikan 21 ribuan penonton, Senin (18/8) malam, Mali sukses mengalahkan Timnas U-17 Indonesia dengan skor tipis 2-1.
Laga persahabatan timnsa Brasil dan timnas Tunisia, yang telah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026, digelar di Stade Pierre-Mauroy, Prancis.
Kadri menjadi pelatih keempat yang meninggalkan timnya selepas Piala Afrika. Sebelumnya pelatih Pantai Gading, Ghana, dan Aljazair dipecat.
Namibia melaju sebagai salah satu dari empat peringkat tiga terbaik dan akan berhadapan dengan Angola di laga 16 besar Piala Afrika, Sabtu (27/1).
Lassine Sinayoko membuka keunggulan Mali di awal laga namun berhasil disamakan kedudukan oleh Tunisia melalui aksi Hamza Rafia di pertengahan babak pertama.
PIALA Afrika 2024 kembali menciptakan kejutan. Namibia menghasilkan kejutan terbesar usai membekap mantan juara Tunisia 1-0 pada laga pertama Grup E.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved