Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
HATTRICK Claudio Echeverri bawa tim nasional Argentina U-17 membungkam tim nasional Brasil U-17 3-0 dalam pertandingan perempatfinal Piala Dunia U-17 2023 di Jakarta International Stadium, JIS, Jakarta, Jumat (24/11).
Pertandingan berjalan sengit selama 15 menit, Argentina mengambil inisiatif serangan melalui sektor kiri. Brazil kerap kesulitan mengembangkan permainan dengan umpan-umpan panjang yang langsung mengarah ke dua lini sayap mereka.
Di menit ke-25, melalui serangan balik Estevao mampu mengirimkan umpan silang ke sektor kanan pertahanan Argentina, namun tidak ada satu pun pemain Brazil yang dapat menyambut umpan Estevao.
Baca juga : Pelatih Brasil U-17 Terima Kekalahan dan Ucapkan Selamat untuk Argentina U-17
Tiga menit berselang, Argentina langsung membalas serangan Brazil. Pergerakan individu dari Echeverri meliuk-liuk di barisan pertahanan Brazil. Echeverri mendapatkan ruang dan melesatkan tembakan yang sempat memantul mengenai Da Mata, Phillipe Gabriel tak dapat menjangkau bola dan membuat skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Argentina.
Brazil seperti mati kutu menghadapi agresivitas lini belakang Argentina yang melakukan pressing. Pergerakan dari Rayan, Kaua Elias dan Estevao mampu terus dibendung. Sementara lini tengah Brazil, kerap kecolongan bola.\
Hingga babak pertama berakhir, keunggulan 1-0 untuk Argentina bertahan.
Baca juga : Dua Raksasa Terjungkal di Piala Dunia U-17
Memulai babak kedua, Brazil langsung tampil menekan dengan kombinasi serangan umpan satu-dua.
Hingga 50 menit pertandigan berjalan Brazil telah melepaskan sepuluh tembakan dengan empat diantaranya mengarah ke gawang, sementara Argentina melepaskan sembilan tembakan ke gawang dengan dua diantaranya mengarah ke gawang.
Echeverri kembali menunjukkan tarian dengan meliuk-liuk melewati dua pemain Brazil dan melepaskan tembakan ke sisi kanan gawang Gabriel. Di menit ke-58, Argentina unggul 2-0.
Baca juga : Argentina dan Jerman Ingin Buat Sejarah Baru di Indonesia
Menit ke-64, Argentina memperoleh peluang emas melalui Subiabre yang melesatkan tembakan dari dalam kotak penalti. Phelipe Gabriel mampu menepis bola.
Melalui skema serangan balik, umpan terobosan Agustin Roberto mampu diselesaikan dengan mudah oleh Echeverri yang tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Gabriel. Echeverri dengan mudah melewati Gabriel dan menyontek bola ke arah gawang yang kosong. Argentina unggul 3-0 di menit ke-72.
Pemain Argentina terus membombardir pertahanan dari Brazil melalui dua sektor sayap. Hingga menit ke-80, Argentina telah melancarkan 16 tembakan dan enam diantaranya mengarah ke gawang. Sementara Tim Samba melesatkan 12 tembakan dengan lima tembakan mengarah ke gawang.
Hingga peluit akhir pertandingan, skor 3-0 bertahan untuk kemenangan Argentina atas juara bertahan Brazil.
Dengan hasil ini membuat langkah Tim Tango melaju ke semifinal dan akan berhadapan dengan Jerman yang pada pertandigan sebelumnya mampu menundukkan Spanyol dengan skor tipis 1-0. (Ant/Z-5)
Kebijakan visa ketat Donald Trump mulai mengancam kelancaran Grup C Piala Dunia 2026. Maroko dan Brasil hadapi ketidakpastian akses ke Amerika Serikat.
Kaitan emosional Ricardo Ade dengan timnas Brasil berakar jauh sebelum ia menjadi pesepak bola profesional kala dia menonton pertandingan perdamaian antara Haiti dan Brasil.
Neymar Jr resmi memperpanjang kontrak dengan Santos hingga akhir 2026 demi Piala Dunia. Simak detail kontrak, statistik, dan alasan menolak Inter Miami.
Roberto Carlos memberikan kabar terbaru terkait kondisi kesehatannya. Mantan bintang Real Madrid ini membantah rumor serangan jantung dan fokus pada pemulihan.
Hasrat tampil di Piala Dunia 2026 seolah menjadi upaya Thiago Silva untuk menebus kegagalan dramatis di Piala Dunia 2022 di Qatar.
Neymar didiagnosis mengalami cedera meniskus pada lutut kiri dan dipastikan absen hingga akhir musim 2025 bersama Santos FC.
PSSI baru saja mengumumkan penunjukan Nova Arianto sebagai pelatih baru Timnas Indonesia U-20. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa Nova layak memimpin timnss Indonesia di level U-20.
Coach Nova dan para pemain timnas U-17 ini akan menjadi kerangka untuk timnas U-20.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengingatkan para pemain Timnas Indonesia U-17 untuk tidak terlena setelah mencatatkan sejarah dengan kemenangan pertama Indonesia.
Evaluasi disebutkan bukan bentuk penilaian negatif, melainkan bagian dari proses rutin untuk peningkatan performa tim.
Erick Thohir mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian Timnas U-17 Indonesia.
Kemenangan Indonesia 2-1 atas Honduras pada laga terakhir fase grup di Aspire Zone, Qatar, Senin (10/11) malam WIB, menjadi catatan bersejarah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved