Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Erick Thohir Apresiasi Kemenangan Bersejarah Timnas U-17 Indonesia

Dhika Kusuma Winata
11/11/2025 22:18
Erick Thohir Apresiasi Kemenangan Bersejarah Timnas U-17 Indonesia
Erick Thohir (tengah).(MI/USMAN ISKANDAR)

TIMNAS Indonesia U-17 mencatat sejarah baru di ajang Piala Dunia U-17 2025 setelah menundukkan Honduras dengan skor 2-1 dalam laga pamungkas fase grup di Doha, Qatar, Senin (10/11).

Kemenangan itu menjadi yang pertama bagi skuad Garuda Muda di pentas dunia sekaligus menutup perjalanan mereka di babak penyisihan dengan kepala tegak.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. Ia menilai kemenangan itu bukan hanya soal hasil tetapi juga pembuktian talenta muda Indonesia di kancah sepak bola dunia.

“Timnas Indonesia U-17 berhasil menang 2-1 atas Honduras pada pertandingan ketiga fase grup Piala Dunia U-17 2025. Hasil ini menjadi kemenangan bersejarah untuk timnas U-17 yang mampu meraih kemenangan pertama pada Piala Dunia U-17,” ujar Erick.

Erick menyampaikan apresiasi kepada tim yang berkontribusi dalam pencapaian tersebut. Dia juga memberi salut kepada suporter yang sudah setia memberikan dukungan.

“Terima kasih untuk pemain dan pelatih serta official sudah memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Terima kasih juga untuk suporter dan fans yang sudah mendukung timnas U-17 dan yang hadir langsung di Qatar,” tutur Erick.

Timnas Indonesia U-17 harus mengakhiri perjalanan di Piala Dunia U-17 2025. Meski menutup fase grup dengan kemenangan 2-1 atas Honduras U-17, langkah Garuda Muda terhenti karena selisih gol.

Indonesia menempati posisi ketiga Grup H dengan tiga poin di bawah Brasil dan Zambia yang sama-sama mengoleksi tujuh poin. Honduras menutup klasemen di dasar tanpa satu pun angka.

Harapan untuk melangkah ke babak gugur sempat terbuka lewat jalur peringkat ketiga terbaik. Namun, Indonesia hanya berada di posisi ke-9 dari daftar tersebut. 

Dari delapan tiket yang tersedia, enam tim lain dengan perolehan tiga poin unggul dalam selisih gol. Indonesia mencatat defisit lima gol sedangkan Meksiko sebagai tim terakhir yang lolos memiliki selisih gol minus dua. (I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya