Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Pelatih Timnas U-17 Indonesia Bima Sakti mengakui pertandingan uji coba melawan Korea Selatan (Korsel) yang dimainkan pada Rabu (31/8) malam lebih ditujukan untuk mengetes kekuatan pertahanan tim asuhannya.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, itu, Timnas Indonesia memang dipaksa lebih banyak bertahan. Korsel pun keluar sebagai pemenang dengan skor 1-0 berkat gol Baek Ga-on pada menit ke-66.
"Kita memang fokus ke pertahanan. Kita sempat dua minggu, seperti pernah saya sampaikan kemarin, pertahanan terus latihannya. Kemudian dua minggu selanjutnya kita latihan serangan," kata Bima usai pertandingan.
Baca juga: Timnas U-17 Kalah Tipis dari Korsel
Bima melihat masih ada beberapa pemain yang melakukan kesalahan yang tidak perlu. Itu akhirnya merugikan tim. Ia pi berkomitmen, dengan bantuan Frank Wormuth dan tim kepelatihan, terus memperbaiki kesalahan-kesalahan tersebut.
Evaluasi akan terus dilakukan terutama saat timnas U-17 melakukan pemusatan latihan di
Jerman September mendatang.
Baca juga: Uji Coba Lawan Korsel Jadi Bagian Seleksi Akhir Tim U-17 Indonesia
"Memang tadi saya mengingatkan ke pemain. Kita banyak kesalahan yang tidak perlu dan kesalahan-kesalahan individu. Itu yang menjadi pembelajaran buat kita ke depannya," imbuh mantan pemain Timnas itu.
Skuad Garuda U-17 masih akan menjalani sejumlah pertandingan uji coba di Jerman sebelum menghadapi ajang besar Piala Dunia U-17. Bima meyakini bahwa pemain-pemain yang dimainkan pada pertandingan uji coba melawan Korsel dapat disebut sebagai kerangka tim untuk turnamen akbar yang akan berlangsung November mendatang.
"Untuk pemain-pemain yang main tadi, di babak pertama maupun kedua, ya itulah menjadi tulang punggung di tim kita," tandasnya. (Ant/Z-11)
Bagi John Herdman, Bobby Robson bukan sekadar pelatih, melainkan representasi dari kelas pekerja Inggris Utara yang sukses menaklukkan dunia melalui sepak bola.
Sebelum mendarat di Jakarta, John Herdman telah melanglang buana dari Inggris ke Selandia Baru hingga Kanada.
Indonesia mendapat kepercayaan besar sebagai salah satu dari 11 negara penyelenggara FIFA Series, dengan Jakarta yang dijadwalkan menjadi pusat rangkaian pertandingan.
Jika Indonesia berada di Grup A bersama Korea Selatan, Irak, dan Kirgiztan, maka Tajikistan dan Jepang menghuni Grup C bersama Uzbekistan dan Australia.
Jay Idzes diprediksi akan tetap menjadi jenderal lapangan tengah. Ia akan didampingi oleh Rizky Ridho, yang secara terang-terangan telah dipuji oleh Herdman atas kedewasaan bermainnya.
Timnas Futsal Indonesia terus mematangkan persiapan menjelang gelaran bergengsi Piala Asia Futsal 2026.
Dengan melatih kecerdasan buatan untuk memahami evolusi ledakan supernova dan menggabungkan wawasan tersebut dengan model fisika besar
Lapisan es di sekitar sebuah bintang muda di galaksi Awan Magellan Besar menyimpan kejutan bagi dunia sains. Molekul-molekul kompleks yang menjadi dasar kehidupan berhasil teridentifikasi
Studi terbaru menggunakan Teleskop James Webb menemukan galaksi-galaksi muda di alam semesta awal bergejolak dan tidak stabil akibat tingginya gas pembentuk bintang.
Studi terbaru mengungkap asal usul 3I/ATLAS mungkin berasal dari perbatasan galaksi Bima Sakti, menjadikannya peninggalan purba.
Astronom ESA menemukan gelombang raksasa di Bima Sakti yang mendorong miliaran bintang.
JWST berhasil memotret awan gas Sagittarius B2. Temuan ini mengungkap keindahan sekaligus misteri mengapa pembentukan bintang di jantung Bima Sakti.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved