Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH timnas Spanyol Luis de la Fuente mengatakan dirinya memandang laga melawan Italia di semifinal Liga Negara UEFA, Jumat (16/6) dini hari WIB, merupakan laga terakhirnya.
Pelatih berusia 61 tahun itu menggantikan Luis Enrique, Dsember lalu, setelah Spanyol tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2022.
Di bawah kendali De la Fuente, Spanyol kalah 2-0 dari Skotlandia di laga kualifikasi Piala Eropa 2024 pada Maret.
Baca juga: Pemain Inter Milan Bergabung dengan Timnas Italia untuk Laga Liga Negara UEFA
Meski kemudian menang 3-0 atas Norwegia, penampilan La Furia Roja masih belum meyakinkan.
"Kami bertekad tampil di final. Tidak ada hari esok. Saya memandang laga ini sebagau laga terakhir saya," tegas De la Fuente dalam konferensi pers, Rabu (14/6).
"Cara menghadapi sesuatu dengan penuh semangat dan tampil dengan keluatan penuh adalah dengan berpikir bahwa ini adalah kesempatan terakhir dalam hidup Anda."
Baca juga: Nacho dan Fati Dipanggil ke Timnas Spanyol
"Saya selalu melakukan itu. Saya memandang semua laga sebagai laga terakhir saya. Kami akan memberikan segalanya dan tidak memikirkan apakah akan ada laga berikutnya," lanjutnya.
Spanyol terakhir kali meraih gelar juara dengan mengalahkan Italia 4-0 di laga final Piala Eropa 2012. (AFP/Z-1)
Keberhasilan Aitana Bonmatí meraih trofi FIFA ini menyusul raihan Ballon d'Or ketiganya yang ia dapatkan pada September lalu.
Aitana Bonmati terjatuh dengan posisi yang tidak nyaman saat sesi latihan pagi di markas timnas Spanyol di Las Rozas, Madrid, Minggu (30/11).
Timnas Spanyol akan menghadapi juara bertahan dua kali, timnas Italia, untuk memperebutkan gelar Piala Davis setelah mengalahkan timnas Jerman di laga semifinal.
Luis De La Fuente menjelaskan dirinya gembira dan sangat menghargai rentetan hasil yang telah didapat oleh timnas Spanyol sepanjang kualifikasi Piala Dunia 2026.
Timnas Spanyol meraih tiket ke Piala Dunia 2026 sebagai juara Grup E kualifikasi Piala Eropa 2026 dengan raihan 16 poin dari enam laga.
Pelatih timnas Spanyol, Luis de la Fuente, meminta timnya tetap rendah hati meski baru saja mencetak rekor baru dengan 30 laga berturut-turut tanpa kekalahan.
Laga playoff Piala Dunia 2026 antara timnas Italia versus timnas Irlandia Utara akan berlangsung pada 26 Maret 2026 dengan Italia sebagai tim tuan rumah.
Matteo Berrettini dan Flavio Cobolli membawa timnas Italia meraih gelar Piala Davis ketiga berturut-turut ketika mereka meraih kemenangan atas timnas Spanyol di Bologna.
Timnas Spanyol akan menghadapi juara bertahan dua kali, timnas Italia, untuk memperebutkan gelar Piala Davis setelah mengalahkan timnas Jerman di laga semifinal.
Kemenangan dua set langsung di nomor tunggal bagi Matteo Berrettini dan Flavio Cobolli membawa kemenangan bagi tim Italia atas Austria di perempat final Piala Davis.
Manuel Locatelli menyesalkan keruntuhan Italia saat kalah 4-1 dari Norwegia dan menegaskan Azzurri harus tampil jauh lebih baik jelang play-off Piala Dunia.
Gennaro Gattuso meminta maaf dan mengakui Italia menunjukkan keruntuhan mental saat kalah 4-1 dari Norwegia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved