Jumat 28 Oktober 2022, 08:15 WIB

Selamat Datang kembali De Oranje

Akmal Fauzi | Sepak Bola
Selamat Datang kembali De Oranje

AFB
Timnas Belanda

 

BELANDA menatap Piala Dunia 2022 dengan keyakinan besar. Edisi tahun ini menjadi momen kembalinya De Oranje di ajang empat tahunan itu setelah gagal berpartisipasi pada edisi 2018.

Dengan belajar dari kegagalan itu, Belanda pun tampil perkasa sejak awal Kualifikasi Piala Dunia 2022. Belanda tidak menemui rintangan dalam perjalanan mereka menuju Qatar. De Oranje yang tergabung di Grup G babak Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa finis di urutan pertama.

Belanda mengakhiri agenda terakhir jeda internasional sebelum Piala Dunia dengan sempurna. Mereka memastikan diri lolos ke final four UEFA Nations League 2022-2023, sekaligus menunjukkan kedewasaan filosofi ala pelatih Louis van Gaal. Belanda memuncaki klasemen akhir Grup A4.

Belanda di Qatar nanti berpeluang lolos fase grup dengan cukup mudah lantaran unggul di atas kertas dengan para calon lawan di Grup A, yakni Qatar, Ekuador, dan Senegal. Timnas Belanda jauh lebih berpengalaman dan mempunyai kans yang cukup lebar untuk lolos babak berikutnya.

Dengan berbekal pengalaman selama ini, Belanda akan mengincar trofi Piala Dunia untuk pertama kali sepanjang sejarah setelah tiga kali gagal di partai final. Belanda mencapai babak final pertama mereka pada Piala Dunia 1974. Namun, saat itu Johan Cruyff dkk harus mengakui ketangguhan Jerman Barat dengan skor 1-2.

Empat tahun berselang Belanda kembali menembus babak final melawan Argentina. Namun, kemenangan kembali belum memihak ke Belanda. Mereka kalah dengan skor 1-3 lewat perpanjangan waktu.

Belanda kembali mencapai babak terakhir di Piala Dunia 2010. Namun, mereka yang saat itu diperkuat Wesley Sneijder dkk gagal juara setelah dikandaskan Spanyol 0-1. Edisi tahun ini lebih spesial untuk Van Gaal yang ingin membuktikan bahwa negaranya masih menjadi raja di Piala Dunia meskipun tanpa mahkota.

Belanda tercatat tidak terkalahkan dalam 15 pertandingan sejak pelatih berusia 71 tahun itu mengambil alih untuk ketiga kalinya setelah Frank de Boer mengundurkan diri.

"Saya berasumsi bahwa kami akan lebih baik dalam penguasaan bola di Piala Dunia,” kata Van Gaal.

"Saya pikir kami akan menjadi lawan yang sulit untuk dilawan. Kami menunjukkan bahwa jika kami tersingkir, kami masih bisa sulit untuk dibobol dengan bermain lebih kompak,” katanya.

Meski tampil perkasa di ajang persiapan menuju Qatar, Belanda diminta untuk tidak meremehkan ketiga lawan mereka di fase grup. Mantan pemain timnas Belanda, Patrick Kluivert, meminta Belanda dan untuk fokus di fase grup.

Menurutnya, Qatar dan Senegal menjadi yang paling berpotensi menyulitkan pasukan Van Gaal. Pasalnya, the Maroons akan mendapatkan dukungan luar biasa dari suporter mereka karena berstatus sebagai tuan rumah.

Sementara itu, Senegal dinilai sedang berada dalam masa keemasan setelah meraih gelar Piala Afrika 2021. Mereka juga memiliki sejumlah pemain bintang seperti Edouard Mendy, Kalidou Koulibaly, dan Sadio Mane.

“Pertama kami harus mengatasi grup, dan itu grup yang sulit, dan kemudian kami perlu mengambil langkah demi langkah dari sana,” kata Kluivert.

“Kami telah mendapat hasil undian dengan negara tuan rumah Qatar yang akan memiliki banyak dukungan lokal, tetapi juga Senegal ada di sana dan itu akan menjadi pertandingan yang sangat sulit,” jelasnya

 

Spesial untuk Depay

Memphis Depay ialah salah satu bintang dari Piala Dunia 2014. Belakangan ini, dia paling sering terlihat di bangku cadangan Barcelona dan hanya bisa menyaksikan Robert Lewandowski menjadi tumpuan klub Spanyol itu.

Van Gaal di masa lalu mengatakan dia hanya memilih pemain yang bermain sepak bola klub reguler untuk masuk skuadnya. Namun, Van Gaal akan membuat pengecualian untuk Depay, yang dinilainya sedang dalam berproses untuk menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Belanda.

"Memphis Depay dan Frenkie de Jong ialah dua pemain yang sangat penting yang telah pergi. Saya telah mendorong mereka. Saya akan menjaga tempat untuk Anda selama mungkin. Gratis, tetapi Anda harus fit," katanya.

Gol terakhir Depay melawan Wales pada Juni lalu di UEFA Nations League sekaligus membuat gol internasionalnya menjadi 42, sejajar dengan Klaas Jan Huntelaar di peringkat kedua. Robin van Persie ada di puncak dengan 50 gol. Capaian itu tidak lepas dari peran Van Gaal. Di bawah arahannya, Depay seperti kembali menemukan jati dirinya.

"Selalu penting untuk bermain dan saya telah melakukan jauh lebih sedikit baru-baru ini," kata Depay.

Namun, pemain berusia 28 tahun itu selalu percaya diri. Depay mengatakan dia tidak ragu dan akan siap pada waktunya untuk pertandingan pertama Belanda melawan Senegal pada 21 November.

“Saya memberikan segalanya dalam pelatihan untuk menunjukkan bahwa saya pantas berada di sini,” kata Depay, “dan bisa menjadi penting bagi negara saya," ujarnya. (Gulfnews/FIFA/Mirror)

Baca Juga

AFP/NATALIA KOLESNIKOVA

Australia Dan Denmark Ubah Formasi Tim

👤Widhoroso 🕔Rabu 30 November 2022, 21:52 WIB
PELATIH Australia, Graham Arnold melakukan satu pergantian dalam tim yang akan diturunkan saat menghadapi Denmark dalam laga pamungkas Grup...
MI/BRIYANBODO HENDRO

Jordi Amat Bisa Bela Timnas Di Piala AFF 2022

👤Akmal Fauzi 🕔Rabu 30 November 2022, 20:27 WIB
SETELAH perpindahan federasi Sandy Walsh diakui FIFA, pemain naturalisasi lainnya, Jordi Amat juga resmi berganti federasi. Dia pun juga...
AFP

Sepakat Gabung Ke Al Nassr, Ronaldo Akan Terima Gaji Rp3,2 Triliun Per Tahun

👤Widhoroso 🕔Rabu 30 November 2022, 18:13 WIB
KAPTEN timnas Portugal, Cristiano Ronaldo dikabarkan telah menerima pinangan klub Arab Saudi, Al...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya