Senin 03 Oktober 2022, 16:11 WIB

Targedi Kanjuruhan, FIFA Pasang Bendera Setengah Tiang

Akmal Fauzi | Sepak Bola
Targedi Kanjuruhan, FIFA Pasang Bendera Setengah Tiang

ANTARA FOTO/Zabur Karuru
Kendaraan melintas di samping selebaran yang tertempel di fasilitas umum, Kota Malang, Jawa Timur.

 

SEMUA bendera anggota FIFA berkibar setengah tiang di markas mereka di Swiss. Itu merupakan bentuk belasungkawa FIFA atas tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur yang merenggut 125 orang meninggal dunia.

Lewat akun twitter resmi mereka, FIFA menunjukkan deretan bendera yang dikibarkan setengah tiang. Bendera-bendera negara anggota FIFA dan bendera konfederasi terdapat dalam jajaran bendera yang dikibarkan setengah tiang tersebut.

"Seluruh bendera anggota FIFA, dan Konfederasi kini dikibarkan setengah tiang di kantor pusat, sebagai bentuk penghormatan pada orang-orang yang kehilangan nyawanya (di Kanjuruhan)" tulis FIFA dalam pernyataannya.

Sebelumnya Presiden FIFA Gianni Infantino dalam pernyataan resminya mengatakan, insiden di Kanjuruhan sebagai kejadian kelam dalam sejarah sepak bola. Gianni Infantino juga mengucapkan duka cita mendalam atas kejadian tersebut.

“Dunia sepak bola dalam keadaan terpukul menyusul insiden tragis yang terjadi di Indonesia setelah laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan,” ujar Gianni Infantino dilansir dari situs resmi FIFA.

Baca juga: Sejumlah Klub Liga 1 Dukung Kompetisi Dihentikan Untuk Cari Solusi

"Ini adalah hari yang kelam untuk seluruh yang terlibat di sepak bola, sebuah tragedi. Saya mengirimkan ucapan duka cita mendalam untuk keluarga dan rekan-rekan korban meninggal dunia akibat insiden tragis ini," lanjutnya.

Saat ini FIFA masih menjalin komunikasi dengan PSSI terkait insiden tersebut. Sekjen PSSI, Yunus Nusi mengatakan sejak awal kejadian PSSI sudah melaporkan insiden di Kanjuruhan ke FIFA. Yunus belum bisa memastikan sanksi apa yang bisa diterima Indonesia atas insiden tersebut.

"Kita tahu bersama bahwa FIFA, AFC (Federasi Sepak Bola Asia) dalam mengambil keputusan tidak berburu-buru. Bisa saja kalau ini dipandang perlu untuk keperluan sepak bola. Keduanya (FIFA dan AFC) bisa saja berkunjung ke Indonesia untuk melihat secara jelas dan nyata dan mendengarkan kejadian yang terjadi di Kanjuruhan," kata Yunus. (FIFA/OL-4)

Baca Juga

AFP/JACK GUEZ

Bungkam Belgia, Maroko Perlebar Jalan Ke Babak 16 Besar

👤Widhoroso 🕔Minggu 27 November 2022, 22:34 WIB
MAROKO menunjukkan diri sebagai salah satu kuda hitam yang patut diperhitungkan di Piala Dunia 2022...
AFP

Jepang Masih Pede di Laga Terakhir Melawan Spanyo

👤Akmal Fauzi 🕔Minggu 27 November 2022, 21:22 WIB
"Tentu saja Spanyol akan sulit tapi ada peluang bagus bagi kami untuk menang," kata pelatih Jepang, Hajime...
Twitter @FifaWorldCup

Kosta Rika Hentikan Kejutan Jepang

👤Ant 🕔Minggu 27 November 2022, 20:40 WIB
Berkat kemenangan itu Kosta Rika berada di peringkat ketiga klasemen sementara Grup...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya