Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM nasional Indonesia harus melupakan euforia hasil melawan Kuwait dan fokus pada laga melawan Yordania demi menjaga asa lolos ke Piala Asia 2023. Skuad Garuda belum pernah menang atas Al-Nashama --julukan Timnas Yordania-- dari empat pertandingan terakhir.
Berlaga di Stadion Internasional Jaber Al-Ahmad, Minggu (12/6) dini hari WIB, Indonesia memang tidak diunggulkan. Dari empat pertemuan, Yordania yang saat ini menempati urutan ke-91 FIFA selalu menang dan mampu melesakkan 12 gol dan Indonesia hanya dua gol. Terakhir kali bertemu, skuad Garuda yang saat itu diarsiteki Simon McMenemy takluk 1-4 dari Yordania pada 11 Juni 2019 di Amman, markas Yordania.
Namun, seperti idiom lawas, bola itu bundar. Siapapun bisa memenangkan pertandingan. Skuad Garuda perlu menunjukan kekuatan mental dan konsistensi seperti laga melawan Kuwait yang berakhir kemenangan 2-1.
Pada laga sebelumnya di Grup A, Yordania mampu mengalahkan Nepal 2-0. Hasil itu membuat mereka ada di puncak klasemen dengan tiga poin, disusul Indonesia di urutan kedua, kalah selisih gol dari Yordania. Sementara Kuwait dan Nepal yang belum memiliki poin ada di posisi tiga dan empat klasemen.
Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong telah mengingatkan anak asuhnya untuk tetap optimis dan akan terus bekerja keras di atas lapangan. Pelatih berkebangsaan Korea Selatan itu bertekad membawa anak asuhnya tampil maksimal melawan Yordania.
"Saya yakin kemenangan akan menghampiri kami jika para pemain terus berjuang keras di lapangan. Sekarang kami fokus ke depan. Kami akan berjuang dan berikan yang terbaik," kata Shin.
Baca juga: Pelatih Yordania Waspadai Kekuatan Pasukan Garuda
Merujuk pada laga melawan Nepal, Yordania selalu memaksimalkan serangan sayap dan umpan silang ke kotak penalti. Skema ini hampir mirip dengan permainan Kuwait yang merepotkan lini pertahanan Indonesia dan berujung gol di babak pertama.
Shin Tae-yong tentunya sudah menganalisis laga itu. Pemain Indonesia diharapkan terus fokus melawan Yordania yang memiliki kolektivitas permainan rapi juga postur yang tinggi.
Shin Tae-yong tentunya sudah menganalisis permainan Yordania melawan Nepal. Shin diperkirakan tidak bakal membuat perubahan besar di starting eleven. Nama-nama seperti Marc Klok, Fachruddin Aryanto, Rizky Ridho dan Elkan Baggott tetap bisa jadi andalan.
Sedangkan Yordania bisamengandalkan Hamza Al Dardour. Top skor Yordania dengan 32 gol itu memang tak bermain sejak menit awal melawan Nepal. Bisa jadi, tenaganya lebih disiapkan untuk menghadapi Indonesia dan Kuwait.
Sementara itu, Pelatih Yordania, Adnan Ahmad mewaspadai semangat skuad Garuda yang baru saja mengalahkan tuan rumah Kuwait. Menurutnya, hasil itu membuat Indonesia memiliki peluang yang sama dengan Yordania untuk lolos ke putaran final Piala Asia 2023.
"Tak perlu diragukan kemenangan atas tuan rumah membuat mereka mengubah peta persaingan grup. Mereka akan berusaha keras untuk memenangi tiket putaran final," kata Adnan Hamad dilansir laman resmi Federasi Sepak Bola Yordania.
Pelatih berusia 61 tahun tersebut menyebutkan bahwa timnas Indonesia merupakan tim yang terorganisir. Ia pun mewanti-wanti pemainnya jelang menghadapi skuad Garuda.
"Mereka adalah tim yang terorganisir dan memiliki pemain profesional di dalamnya. Mereka mempersiapkan diri dengan baik untuk kualifikasi ini dan kami harus memberikan level penampilan yang tepat untuk meraih kemenangan serta berada di puncak grup," ucap Adnan Hamad. (PSSI/OL-4)
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menyambut positif kedatangan bek bertinggi badan 188 cm tersebut.
Esports Nations Cup hadir untuk melengkapi ekosistem kompetisi antarklub yang sudah ada, seperti Esports World Cup.
Raihan medali perak tetap layak disyukuri karena merupakan capaian tertinggi futsal putri Indonesia sepanjang partisipasi di SEA Games.
Margin dua gol ke gawang Myanmar tidak cukup untuk membawa Indonesia lolos ke fase gugur.
Penentuan nasib Indonesia berlangsung di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Jumat (12/12) pukul 18.00 WIB.
Timnas U22 Indonesia harus menerima kekalahan tipis 0-1 dari Filipina U22 pada laga perdana Grup C SEA Games 2025 di 700th Anniversary Stadium, Senin (8/12).
Inilah daftar pelatih Timnas Indonesia senior dari era Polosin, Shin Tae-yong, hingga John Herdman. Cek sejarah prestasi dan statistik pelatih Garuda
Banyak pendukung timnas kembali menyebut nama STY karena rekam jejaknya selama lima tahun menangani tim Garuda.
KETUA Umum PSSI Erick Thohir memastikan era kepelatihan Shin Tae-yong (STY) dan penerusnya Patrick Kluivert di timnas Indonesia sudah berakhir.
Pengamat sepak bola Anton Sanjoyo mengingatkan PSSI agar tidak gegabah dalam menentukan pengganti Patrick Kluivert sebagai pelatih timnas Indonesia
Shin Tae-yong adalah salah satu pelatih sepak bola terkenal asal Korea Selatan yang telah membuktikan kemampuannya di berbagai level, baik di klub maupun tim nasional.
Ulsan HD FC resmi mengakhiri kerja sama dengan Shin Tae-yong setelah hanya dua bulan menjabat sebagai pelatih.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved