Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
UEFA, Jumat (3/6), untuk pertama kalinya, meminta maaf kepada para pendukung atas pengalaman mengerikan yang mereka alami menjelang laga final Liga Champions. UEFA menyebut penonton sepak bola seharusnya tidak mengalami hal semacam itu.
Ribuan penonton batal menonton laga final Liga Champions meski memiliki tiket setelah insiden kericuhan yang dipicu oleh aksi polisi Prancis menembakkan gas air mata ke arah penonton, yang mencakup perempuan dan anak-anak.
"UEFA dengan tulus meminta maaf kepada semua penonton yang mengalami atau menyaksikan kejadian mengerikan sebelum laga final Liga Champions di Stade de France pada 28 Mei lalu, di malam yang seharusnya menjadi pesta bagi sepak bola Eropa," ungkap UEFA.
Baca juga: Liverpool Sebut Tudingan Mendagri Prancis Memalukan
"Tidak satu pun penggemar sepak bola harus merasakan hal itu dan itu tidak boleh terulang lagi," lanjut asosiasi sepak bola Eropa itu.
Real Madrid menjadi juara Liga Champions dengan mengalahkan Liverpool 1-0 namun laga itu diwarnai aksi kerusuhanb di luar stadion.
Sebelum pertandingan, ribuan pendukung Liverpool, yang memiliki tiket, harus menunggu berjam-jam untuk masuk stadion, dan polisi menembakkan gas air mata dan merica ke arah mereka.
Selain itu, para pendukung, baik Liverpool maupun Real Madrid, mengaku diserang dan dirampok di luar stadion selepas laga.
Kericuhan di laga Liga Champions itu memicu kemarahan di Inggris dan menyebabkan gejolak politim di Prancis. Hal itu juga membuat kemampuan Paris untuk menggelar Olimpiade 2024 dipertanyakan.
UEFA telah memerintah penyelidikan independen terkait insiden itu dengan tujuan menemukan pihak yang bertanggung jawab atas insiden itu.
"UEFA merasa perlu mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di laga final itu dan menjadikan hal itu pelajaran agar hal yang sama tidak terulang lagi," tegas UEFA.
"Penyelidikan ini akan memberi gambaran penuh mengenai apa yang terhadi pada hari itu, baik di dalam maupun sekeliling stadion," lanjut asosiasi itu. (AFP/OL-1)
UEFA mengonfirmasi bahwa mereka telah memulai proses investigasi terhadap Pedro Neto yang mendorong ball boy di laga leg pertama 16 besar Liga Champions kontra PSG.
UNDIAN babak 16 besar Liga Europa UEFA rampung digelar di Nyon, Swis, Jumat (27/2). Hasilnya menghadirkan sejumlah laga menarik.
Gianluca Prestianni dilarang bertanding oleh UEFA selama proses penyelidikan terkait dugaan aksi rasismenya terhadap penyerang Real Madrid Vinicius Junior berlangsung.
Presiden FIFA Gianni Infantino dan Presiden UEFA Aleksander Ceferin dilaporkan ke ICC atas dugaan keterlibatan dalam kejahatan perang di Palestina.
UEFA resmi menunjuk penyelidik khusus untuk mendalami dugaan penghinaan rasial yang dilakukan pemain Benfica, Gianluca Prestianni, terhadap penyerang Real Madrid, Vinicius Junior.
AS Monaco menjadi tuan rumah leg pertama babak 16 besar playoff Liga Champions UEFA saat AS Monaco melawan PSG, Selasa (17/2). Namun, Paul Pogba tak turun
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved