Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN penyerang timnas Inggris Ian Wright menuding liputan media terkait Piala Afrika diwarnai rasisme saat sejumlah bintang Liga Primer Inggris bersiap bertolak ke Kamerun untuk turnamen itu.
Sejumlah nama besar di Liga Primer Inggris, termasuk duet penyerang Liverpool Mohamed Salah dan Sadio Mane, akan bermain di Piala Afrika yang akan bergulir mulai 9 Januari sehingga dipastikan absen membela klub mereka.
Wright menuding Piala Afrika diperlakukan berbeda dengan Piala Eropa 2020, yang berlangsung awal tahun ini, dengan menggarisbawahi isu pelepasan pemain.
Baca juga: Ziyech tidak Dipanggil Timnas Maroko untuk Piala Afrika
Dalam video di akun Instagram pribadinya, Rabu (29/12), mantan penyerang Arsenal itu berkata," Adakah turnamen yang dilecehkan lebih parah ketimbang Piala Afrika?"
"Tidak ada kehormatan yang lebih besar bagi seorang olahragawan selain membela negara mereka. Karenanya, liputan terhadap Piala Afrika benar-benar penuh rasisme."
"Kita menggelar Piala Eropa di 10 negara di tengah pandemi dan itu tidak masalah. Kini, Kamerun, satu negara, menggelar Piala Afrika, dan itu menjadi masalah?"
"Kalian bertanya kepada pemain apakah mereka akan memenuhi panggilan ke timnas. Bayangkan jika kalian bertanya hal itu kepada pemain timnas Inggris," lanjutnya.
Wright kemudian menambahkan banyak pemain terbaik di Eropa berasal dari Afrika.
"Jika kita mencintai mereka sebagai pemain klub kesayangan kita, mengapa kita tidak bisa mencintai mereka saat mereka memela negara mereka?" tanya Wright.
Pernyataan Wright itu mendapatkan dukungan dari mantan penyerang Barcelona Samuel Eto'o, yang saat ini menjadi Presiden Federasi Sepak Bola Kamerun.
"Salam hormat @IanWright0. Tidak ada kehormatan yang lebih besar bagi atlet selain membela negara sendiri. Piala Afrika adalah perayaan kebanggaan Afrika," cicit Eto'o. (AFP/OL-1)
Joe Willock menjadi sasaran akun anonim setelah gagal memanfaatkan peluang emas di menit-menit akhir pertandingan laga antara Newcastle United dan Crystal Palace di St James' Park.
La Liga kembali diguncang isu rasisme setelah Marcus Rashford jadi sasaran chant rasis saat laga Barcelona vs Real Oviedo.
Naomi Osaka mengecam komentar rasisme Jelena Ostapenko di AS Terbuka 2025.
Tel, yang baru berusia 20 tahun, menjadi sasaran komentar bernada rasial usai Spurs kalah dalam adu penalti melawan PSG pekan lalu.
Mathys Tel menjadi sasaran pesan-pesan kasar di media sosial setelah Spurs kalah 4-3 dari Paris Saint-Germain (PSG) melalui adu penalti setelah sempat unggul dua gol di waktu normal.
Video polisi pukul pengemudi kulit hitam di Jacksonville, Florida, viral dan picu kemarahan publik. Kasus ini soroti kekerasan berlebihan & rasisme sistemik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved