Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
Arema FC menatap optimis pertandingan sering 3 BRI Liga 1 2021/2022 melawan Persik Kediri, Jum'at (19/11). Pertandingan itu menjadi langkah awal bersaing di papan atas klasemen kompetisi musim ini.
Sing Edan--julukan Arema--saat ini berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan poin 20, terpaut 5 poin dari Persib Bandung dan 8 poin dari pemuncak klasemen sementara Bhayangkara FC.
"Sebelum berada di papan atas seperti saat ini, Arema FC juga terpaut jauh di klasemen. Jadi masih ada kemungkinan. Saya selalu menekankan kepada tim untuk konsisten berada di performa yang stabil,” kata Manajer Ad Interim Arema FC, M Ali Fikri.
Namun, Arema FC kehilangan tiga pemain di kini depan dalam laga lawan Persik Kediri yakni, Dendi Santoso, Dedik Setiawan dan Kushedya Hari Yudo.
Dendi terkena larangan satu laga karena dapat dua kartu kuning di pertandingan sebelumnya. Sedangkan Dedik dan Yudo mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia di Turki
Tentunya ini menjadi mengurangi daya serang ketika tiga nama tersebut absen. Terutama Dendi Karena dia sering memanjakan Carlos Fortes di lini depan dengan umpan dari sayap kanan.
Pelatih Persik Kediri Javier Roca, mengakui Arema FC memiliki materi pemain yang lengkap. Namun kehebatan Singo Edan di musim ini bukan berarti tanpa celah. Roca mengatakan, skuadnya harus tampil berani meladeni permainan arek-arek Malang. “Itu yang saya tekankan kepada pemain. Jangan takut dan harus berani bertarung,” kata Roca.
mengatakan, kualitas penggawa Persik tidak kalah jauh dari Arema FC. Selama pasukan Macan Putih mengeluarkan kemampuan terbaiknya, bukan tidak mungkin Dany Saputra dkk dapat merebut tiga poin.
“Kami punya pemain yang bagus. Tetapi mereka harus mampu mengeluarkan kemampuannya,” ungkap Roca. (LIB/OL-13)
Baca Juga: Pendukung West Ham Dilarang Bertandang ke Rapid Vienna
Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, mengakui ketangguhan Arema yang memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan.
Marcos Santos menilai sejumlah keputusan pengadil lapangan sepanjang pertandingan sangat merugikan pihaknya dan menjadi faktor penentu hasil negatif bagi Singo Edan.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menilai keputusan wasit dalam pertandingan melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC sangat memengaruhi hasil akhir.
Ketika babak pertama hampir berakhir tanpa gol, Arema justru berhasil mencuri keunggulan. Joel Vinicius mencetak gol pada masa tambahan waktu babak pertama
Preview lengkap laga Bhayangkara FC vs Arema FC di Super League 2026. Analisis H2H, prediksi pemain, dan statistik kunci kedua tim.
Pelatih Bali United Johnny Jansen menilai kemenangan dramatis 4-3 atas Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat malam, menjadi momentum penting
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved