Sabtu 10 Juli 2021, 10:20 WIB

Final Euro 2020, Gli Azzurri Diminta Menekan Dari Awal

Akmal Fauzi | Sepak Bola
Final Euro 2020, Gli Azzurri Diminta Menekan Dari Awal

AFP
Timnas Italia melakukan selebrasi seusai lolos babak Final Piala Eropa 2020.

 

Antonio Conte menilai, Italia dapat terus melancarkan tekanan ke Inggris agar bisa memenangkan duel di Final Piala Eropa 2020, Senin (12/7) dini hari WIB.

Mantan pelatih Italia itu mengatakan, Inggris mempunyai kelemahan di mana mereka sering kewalahan ketika mendapat tekanan. Hal inilah yang harus dimanfaatkan Gli Azzurri –julukan Timnas Italia- jikan ingin memenangi laga.

"Titik lemah Inggris ada jika pertahanan mereka ditekan saat sedang berusaha membangun serangan dari belakang. Mereka tidak sebaik Spanyol dalam menghindari tekanan lawan," kata Conte.

"Ini saatnya Italia menunjukkan pengalamannya membaca berbagai momen pertandingan," lanjut Conte.

Italia era Roberto Mancini menurutnya sudah menunjukan jadi diri dalam permainan. Hal ini berdampak kepada seluruh tim sehingga mampu menghadapi segala sesuatu yang terjadi dalam gelaran ini.

Conte meyakini bahwa Italia akan keluar sebagai juara Piala Eropa meski laga akan berlangsung di markas Inggris, Stadion Wembley. Menurut Conte, pengalaman Italia di final Kejuaraan Eropa lebih menentukan daripada jumlah pendukung di stadion.

"Mereka selalu berusaha mempertahankan gagasan, identitas, dan gaya mereka sendiri, tetapi juga mampu beradaptasi dengan kualitas fisik, teknis, dan taktis lawan mereka," ujarnya.

Para pemain Timnas Italia yang menjuarai Piala Dunia 2006 memberikan dukungannya kepada skuad Gli Azzurri sekarang yang bakal bertanding di partai final Piala Eropa 2020.

Pada 15 tahun yang lalu, tepatnya tanggal 9 Juli, Gli Azzurri mampu menjadi tim terbaik setelah merebut gelar juara Piala Dunia 2006 di Jerman.

Mantan kapten Timnas Italia, Fabio Cannavaro, berharap Giorgio Chiellini dan kawan-kawan dapat menjadi juara Piala Eropa 2020. Cannavaro mengunggah foto dirinya yang berhasil mengangkat trofi Piala Dunia 2006 melalui akun Instagramnya.

“Selamat tanggal 9 Juli semuanya. Semoga ini menjadi pertanda baik bagi Azzurri,” tulis Cannavaro.

Mantan penyerang Timnas Italia, Alessandro Del Piero, juga turut meramaikan suasana dengan mengunggah foto di Instagram. Pria berusia 46 tahun tersebut pun berharap Italia mampu menjadi juara di turnamen kali ini.

“Seorang pemenang adalah seorang pemimpi yang tidak pernah menyerah. Kami mencapai puncak dunia 15 tahun yang lalu, sekarang kami berharap keberuntungan untuk Azzurri untuk menaklukkan Wembley,” tulis Del Piero.

Mantan bek Italia dan Inter Milan Marco Materazzi mengatakan bahwa Gli Azzurri berpeluang besar untuk memenangkan Piala Eropa 2020. Menurutnya, Inggris yang baru pertama kali ke final Piala Eropa mempunyai tekanan tinggi.

Dia teringat pada semifinal Piala Dunia 2006, ketika Italia sukses menaklukkan tuan rumah Jerman 2-0 lewat babak tambahan. Italia akhirnya juara usai mengatasi Prancis di final.

"Inggris bermain di kandang, seperti Jerman pada 2006. Saya ingat wajah para pemain Jerman di terowongan. Mereka semua pucat, seputih kemeja mereka,” kata Materazzi.

" Kemarin saya sempat melihat wajah-wajah para pemain Inggris setelah gol Denmark dan Roberto Mancini harus menunjukkannya ke para pemainnya juga," sambung pemilik 41 caps untuk Gli Azzurri ini.

Legenda Timnas Inggris dan Liverpool Jamie Carragher memprediksi final Piala Eropa 2020 akan berlanjut hingga adu penalti. Dia meyakini, anak asuh Gareth Southgate akan keluar sebagai juara.

Mantan bek tengah Timnas Inggris tersebut menilai pertandingan akan berjalan ketat. Menurutnya akan sedikit gol tercipta pada laga Inggris melawan Italia di partai puncak.

"Saya pikir itu mungkin adu penalti dan Inggris keluar sebagai pemenang. Kami telah melakukan banyak pekerjaan dalam adu penalti, jadi jangan biarkan itu sia-sia! Saya tidak berpikir akan ada terlalu banyak gol dalam permainan,” ujarnya.

Carragher sempat meragukan Timnas Inggris untuk melaju jauh di Piala Eropa 2020. Tetapi, The Three Lions mampu mengembangkan permainan di sepanjang turnamen.

"Saya pikir ini final yang tepat. Mereka telah menjadi dua tim paling mengesankan dalam kompetisi ini," ujarnya. (Footballitalia/Skysport/OL-13)

Baca Juga: 

Final Euro 2020 Menguji Ketajaman Harry Kane

Baca Juga

Antara

PSS Sleman Berjaya Tekuk Barito Putera di Kandang

👤Ant 🕔Jumat 15 Oktober 2021, 22:07 WIB
PSS Sleman yang menurunkan empat pemain asingnya mengambil inisiatif...
AFP

Newcastle Belum Berencana Pecat Steve Bruce

👤Ant 🕔Jumat 15 Oktober 2021, 21:36 WIB
Bruce dirumorkan akan dipecat setelah Newcastle United jadi klub kaya baru setelah diambil alih konsorsium Arab...
AFP

Guardiola Terkejut Dengan Keinginan Sterling Tinggalkan Manchester City

👤Widhoroso 🕔Jumat 15 Oktober 2021, 21:09 WIB
PERNYATAAN terbuka Raheem Sterling soal keinginannya meninggalkan Manchester City, membuat Pep Guardiola...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Risma Marah dan Gaya Kepemimpinan Lokal

ika melihat cara Risma marah di Gorontalo, hal itu tidak terlalu pas dengan norma, etika, dan kebiasaan di masyarakat.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya