Selasa 29 Juni 2021, 10:24 WIB

Deschamps Sebut Tersingkir dari Piala Eropa Menyakitkan

Akmal Fauzi | Sepak Bola
Deschamps Sebut Tersingkir dari Piala Eropa Menyakitkan

AFP/FRANCK FIFE
Pelatih timnas Prancis Didier Deschamps

 

PELATIH timnas Prancis Didier Deschamps mengatakan kekalahan Les Bleus dari Swiss di babak 16 besar Piala Eropa 2020 terasa begitu menyakitkan. Mereka tersingkir karena tidak bisa mengimbangi kekuatan mental para penggawa Swiss.

Les Bleus dikalahkan Swiss lewat drama adu penalti dalam laga yang berlangsung di National Arena Bucharest, Rumania, Selasa (29/6) dini hari WIB.

"Ini benar-benar menyakitkan. Ada banyak kesedihan dan hal-hal yang sebetulnya kami lakukan dengan sangat baik di pertandingan ini," kata Deschamps.

Baca juga: Masa Isolasi Mount dan Chilwell telah Selesai

"Piala Eropa ini sangat sulit. Itu bukan alasan meski sekarang juara Eropa terakhir (Portugal) dan juara dunia terakhir harus pulang," jelasnya.

Sebelumnya, Swiss, yang sempat unggul 1-0, tertekan usai Ricardo Rodriguez gagal mengeksekusi penalti di waktu normal untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Mental pemain Swiss pun sempat turun.

Prancis bahkan berbalik unggul setelah Karim Benzema mencetak dua gol cepat pada menit ke-57 dan ke-59. Pada menit ke-75 Paul Pogba menambah keunggulan Prancis menjadi 3-1.

Namun, jawara Piala Dunia 2018 itu lengah sehingga La Nati bangkit dan dapat menyamakan kedudukan pada 10 menit akhir waktu normal.

Tanpa ada gol di babak tambahan, Prancis dipaksa Swiss adu penalti. Swiss yang melakukan tendangan awal, lima algojonya sukses mengeksekusi penalti. Empat penendang Prancis, Paul Pogba, Oliver Giroud, Marcus Thuram, Presnel Kimpebe juga sukses.

Mbappe, sebagai penendang terakhir, rupanya mendapatkan tekanan sangat berat. Tendangannya menjadi hidup-mati bagi Prancis. Sayang, tendangan pemain berusia 22 itu bisa dibaca kiper Swiss, Yann Sommer.

"Setelah tertinggal 3-1, untuk melakukan comeback seperti ini melawan Prancis, itu menunjukkan karakter besar (yang kami miliki)," kata pemain Swiss, Granit Xhaka.

Xhaka terpilih sebagai Man of the Match di pertandingan itu. Pemain Arsenal tersebut tampil sejak menit awal hingga drama adu penalti. Performanya mampu menjadi penyeimbang antara lini serang dan pertahanan Swiss, serta berkontribusi di tiga gol Swiss di waktu normal.

Mantan pemain Prancis, Bixente Lizarazu menyayangkan kegagalan Prancis melaju ke perempat final Piala Eropa 2020.

Menurut Lizarazu, Les Bleus tersingkir karena tidak bisa mengimbangi kekuatan mental para penggawa Swiss.

"Pemain Swiss pantas mendapat pujian tinggi. Mereka memiliki kekuatan mental yang luar biasa dan tetap mempertahankan gaya bermainnya meski sempat tertinggal dua gol,” kata Lizarazu.

Sementara itu, banyak fans menyuarakan ketidakpuasan mereka dengan performa Mbappe sepanjang Piala Eropa, terlebih lagi aksi dia di laga kontra Swiss yang gagal dalam eksekusi penalti.

Deshamps meminta siapa pun tidak menyalahkan bintang Paris Saint-Germain itu. Menurutnya, ia yang paling bertanggung jawab atas tersingkirnya Prancis.

"Ini adalah tanggung jawab saya dan saya sudah bilang kepada para pemain. Ketika Prancis menang, kredit selalu diberikan kepada para pemain. Ketika segala sesuatunya jauh dari kata baik, itu adalah tanggung jawab saya. Namun, demikianlah olahraga. Anda harus menerimanya, sekalipun itu pahit," ujarnya. (Goal/Dailymail/OL-1)

Baca Juga

AFP

Zidane Emoh Gantikan Ole Tukangi MU

👤Ant 🕔Senin 25 Oktober 2021, 23:05 WIB
Ole mendapatkan tekanan hebat, setelah runtutan hasil buruk yang didapatkan MU termasuk ketika kalah 0-5 melawan...
AFP

Marcelo Ingin Pulang Kampung ke Fluminense

👤Ant 🕔Senin 25 Oktober 2021, 22:11 WIB
Alasan Marcelo hengkang dari Madrid disinyalir karena dirinya saat ini tidak menjadi pilihan...
DOK PSSI

Shin Tae-yong yakin Timnas U-23 Taklukkan Australia

👤Mediaindonesia 🕔Senin 25 Oktober 2021, 19:45 WIB
Juru taktik asal Korea Selatan itu menyebut bahwa anak-anak asuhnya sudah mempersiapkan diri dengan baik untuk pertandingan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Bongkar Transaksi Narkoba Rp120 Triliun

Para anggota sindikat narkoba juga kerap memanfaatkan warga yang polos untuk membantu transaksi dari dalam ke luar negeri dan sebaliknya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya