Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum PSSI Mochamad Iriawan berharap Indonesia bisa mengikuti jejak Korea Selatan dan Jepang yang terus mengalami kemajuan dalam sepak bola terutama setelah menjadi tuan rumah Piala Dunia 2002.
“Negara-negara lain ketika jadi host (tuan rumah), sepak bolanya maju seperti Korea dan Jepang. Mudah-mudahan sepakbola Indonesia juga lebih maju dan lebih mendunia,” ujar Iriawan saat memberikan sambutan dalam MoU virtual untuk renovasi stadion Piala Dunia, Jumat.
Menurut dia, kesuksesan Korea Selatan dan Jepang dalam mengembangkan sepakbola tak terlepas juga dari fasilitas yang komplet dan berstandar Internasional seusai Piala Dunia 2002.
Maka dari itu, Indonesia yang akan menyongsong Piala Dunia U-20 pada 2021 juga harus memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan prestasi sepakbola nasional. Apalagi nantinya, Indonesia bakal memiliki sejumlah stadion dan lapangan sepakbola yang sudah sesuai standar FIFA.
Baca juga: Renovasi Stadion Piala Dunia U-20 Telan Rp418 M
Bakal ada enam stadion yang saat ini dalam masa renovasi untuk bisa memenuhi sesuai standar FIFA; Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Stadion Gelora Sriwijaya Palembang, Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Stadion Manahan Solo, Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, dan Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali.
Di samping itu ada 16 lapangan latihan tersebar dari Sumatera hingga Bali yang juga bakal berstandar FIFA. Tentu dengan adanya fasilitas yang mumpuni bisa berdampak langsung terhadap kemajuan sepakbola Tanah Air. Iriawan juga meminta semua pihak saling mendukung demi menyukseskan Piala Dunia U-20 baik secara prestasi maupun administrasi.
“Ini rasa syukur kita, rasa bangga kita, bahwa Indonesia menjadi tuan rumah, yang Insya Allah masih on the track. Kenapa bangga? Sebab 90 PSSI berdiri tahun baru sekarang kita menjadi tuan rumah Piala Dunia,” kata pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut.
Penunjukan Kurniawan Dwi Yulianto sebagai pelatih timnas U-17 sekaligus menandai adanya pergeseran posisi di jajaran pelatih timnas kelompok umur.
Ketidakpastian keikutsertaan timnas Indonesia di Asian Games 2026 bermula dari pemberitaan media Vietnam yang menyebutkan adanya perubahan regulasi oleh AFC dan OCA.
Berdasarkan rilis Komite Disiplin AFC, sanksi tersebut merupakan akumulasi dari empat pelanggaran keamanan yang terjadi pada awal 2026.
PERSIKU Kudus harus menerima kenyataan pahit mendapat sanksi berat dari komite disiplin (Kondis) PSSI denda sebesar Rp250 juta dan pertandingan satu laga tanpa penonton
PERSATUAN Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) resmi memilih Kelme sebagai penyedia apparel resmi bagi timnas Indonesia.
PSSI mengumumkan ada tujuh jenama yang mengikuti proses tender apparel timnas Indonesia, yaitu Kelme, adidas, Puma, Warrix, Masagi, Riors, dan petahana Erspo.
Uni Emirat Arab (UEA) mendukung Indonesia untuk maju menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2027 atau FIFA World Cup U-20 2027.
Mantan Gubernur Bali I Wayan Koster meminta maaf ke masyarakat Bali dan Indonesia atas penolakan Piala Dunia U-20.
Ganjar Pranowo pernah menjadi salah satu tokoh yang menolak Piala Dunia U-20 digelar di Tanah Air.
TIM U-20 Indonesia yang diproyeksikan untuk ajang besar Piala Asia U-20 2025 dan Piala Dunia U-20 2025 terus digodok. Indra Sjafri menyebut sementara ini ada 17 pemain yang lolos saringan.
Langkah mengirim timnas U-20 menjadi bagian dari komitmen Indonesia untuk serius menatap prestasi di lapangan sepak bola.
Keberhasilan Timnas Indonesia U-17 diharapkan dapat menulai ke timnas U-20 untuk tembus ke Piala Dunia U-20 tahun 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved