Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENYIKAPI diundurnya pelaksanaan Liga 1 oleh PSSI dan PT LIB, Persita, sebagai klub peserta Liga 1, menyatakan menghormati keputusan penundaan pelaksanaan kembali musim 2020.
“Ya kami menerima dan menghormati keputusan PSSI dan PT LIB untuk menunda penyelenggaraan kompetisi. Seperti yang disampaikan Bapak Ketua Umum PSSI tadi, keselamatan, keamanan dan kemanusiaan yang paling utama. Kami sangat setuju. Karena itu kami mengapresiasi keputusan ini,” ungkap Manajer Tim Persita I Nyoman Suryanthara dalam keterangan tertulis, Rabu (30/9)
Meski begitu, Nyoman meminta kepastian dan ketegasan nasib kelanjutan liga ke depanya, khususnya terkait kondisi pandemi covid-19.
Baca juga: Klub Minta Kepastian Jadwal Lanjutan Kompetisi
“Seperti yang disampaikan PSSI dan LIB, kompetisi ini ditunda sebulan karena kondisi pandemi. Tapi pertanyaannya, siapa yang bisa memastikan kondisi pandemi ini ke depannya? Tentu itu menjadi pertanyaan utama banyak pihak yang terlibat di kompetisi ini. Justru jawaban pertanyaan ini sebenarnya yang kami tunggu. Karena ini akan terkait juga dengan kondisi dan persiapan klub selanjutnya,” ungkap Nyoman.
Untuk langkah ke depannya, Persita masih akan melakukan pembahasan internal terkait penundaan kembali kompetisi. Oleh sebab itu, pihaknya membutuhkan keputusan yang tegas dan kongkrit dari penyelenggara.
"Ada banyak yang masih harus kita bicarakan ke depan. Dengan pemain, pelatih dan juga dengan manajemen. Karena itu kami berharap agar setidaknya ada keputusan yang tegas dan lebih konkret dari pihak PSSI dan LIB soal status kompetisi musim ini. Karena sekali lagi, ini terkait program, operasional dan persiapan tim juga,” kata Nyoman.
Sementara itu, Pelatih Kepala Persita, Widodo C Putro belum bisa berkomentar banyak soal keputusan penundaan kompetisi sebulan ke depan.
“Kami masih menantikan arahan lebih lanjut dari manajemen dan Presiden Klub Persita. Soal program dan persiapan tim, kami masih harus berkoordinasi dulu. Yang pasti latihan tim masih berjalan rutin sampai ada arahan lanjutan. Yang terpenting saat ini untuk tetap menjaga kesehatan dan menjalankan protokol kesehatan saja,” ujar Widodo.
Tim Persita masih menjalani agenda latihan harian hingga hari ini. Seharusnya, Persita dijadwalkan melakoni laga perdana di kandang pada Minggu (4/10) melawan Bhayangkara FC. (OL-1)
PSSI memastikan para pemain Timnas Indonesia baru akan berkumpul untuk persiapan FIFA Series 2026 setelah perayaan Idul Fitri agar pemain yang beragama Islam dapat merayakan Lebaran.
Indonesia akan menjadi salah satu tuan rumah turnamen mini FIFA Series 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 27-30 Maret di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Proses naturalisasi pemain tidak lepas dari mekanisme yang melibatkan DPR. Karena itu, PSSI masih menunggu kepastian mengenai jadwal persidangan sebelum melangkah lebih jauh.
PSSI resmi menunjuk Jawa Timur sebagai tuan rumah Piala AFF U17 2026 karena fasilitas stadion di Kaltim belum siap.
Denda tersebut dijatuhkan AFC karena PSSI dinilai lalai dalam memenuhi ketentuan regulasi pertandingan internasional yang telah ditetapkan oleh konfederasi.
Jakarta ditunjuk sebagai tuan rumah FIFA Series 2026. Timnas Indonesia akan menghadapi St. Kitts & Nevis, Bulgaria, dan Kepulauan Solomon pada 27 & 30 Maret 2026 di GBK.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved