Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MANAJER Arsenal Mikel Arteta memastikan partai final Piala FA kontra Chelsea, Sabtu (1/8) besok bukan menjadi laga perpisahan Pierre-Emerick Aubameyang.
Aubameyang masih menyisakan kontrak satu tahun, tetapi dalam perjalanannya ke Wembley untuk partai final diiringi spekulasi mengenai kepindahan pada akhir musim ini.
Inter Milan dan Barcelona dikabarkan memantau situasi Aubameyang di Emirates. Arsenal dikabarkan terpaksa menjual top skor klub musim ini jika mereka kalah dari Chelsea dan gagal lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kali dalam 25 tahun terakhir.
"Tidak, saya tidak berpikir demikian. Jangan lupa dia masih memiliki kontrak bersama kami. Kami ingin ia bertahan lebih lama. Dia bersama kami dan saya pikir dia bangga bersama kami," kata Arteta, dilansir dari Goal.
Baca juga : Diimingi Rp788 Miliar, Bournemouth Relakan Ake ke Man City
Arteta mengaku akan berjuang untuk meraih Piala FA untuk membuat Aubameyang bertahan setidaknya hingga kontraknya berakhir.
Selain itu, Arteta juga mengincar Piala FA demi memenuhi ambisi pribadi. Ia berpeluang menasbikan diri menjadi orang pertama yang mengangkat trofi Piala FA sebagai pemain dan manajer bagi Arsenal.
"Meraih trofi membuat anda yakin dan membuat anda merasa 'wow, saya ingin mengulagi momen seperti ini. Jika kamu mengenakan ban kapten dan mengangkat piala, itu adalah momen terbaik," kata Arteta. (Goal/OL-7)
Arsenal dilaporkan siap menebus Castello Lukeba dari RB Leipzig senilai Rp1,05 triliun untuk memperkuat lini pertahanan Mikel Arteta musim depan.
Wigan Athletic bukan nama asing bagi pendukung Arsenal di ajang piala. Klub yang kini berjuang di kasta bawah ini pernah memberikan luka bagi publik London Utara.
Martin Keown dan Peter Crouch bedah peluang juara Arsenal usai imbang lawan Brentford. Meski unggul 4 poin, ancaman Man City nyata.
Mikel Arteta menyoroti disiplin pemain yang kendur saat Arsenal imbang 1-1 lawan Brentford.
Gelandang Arsenal Declan Rice menilai hasil imbang 1-1 melawan Brentford sebagai hasil yang adil.
Manajer Arsenal Mikel Arteta menyesali kurangnya ketajaman timnya saat bermain imbang 1-1 melawan Brentford.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved